Kepala BNPB: Karhutla di Kalsel Lebih Terkendali, Tak Sebesar Kalteng dan Kalbar

3 days ago 4

Jumat, 11 September 2026 - 07:27 WIB

Banjarbaru, VIVA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan (Kalsel) relatif lebih terkendali dibandingkan Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalimantan Barat (Kalbar) berdasarkan titik api, kejadian kebakaran, dan luas area yang terbakar.

Kepala BNPB Suharyanto dalam kunjungan kerja mengatakan kondisi karhutla di Kalsel tahun ini bahkan lebih terkendali dibandingkan situasi pada tahun-tahun sebelumnya ketika fenomena El Nino turut meningkatkan risiko karhutla.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalsel ini relatif lebih terkendali lah, lebih terkendali. Dari titik apinya, dari titik kebakarannya, dari luas area terbakar itu tidak sebesar Kalteng dan Kalbar,” ujar Suharyanto di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, dikutip Jumat, 11 September 2026.

Suharyanto menyebut Kalimantan Barat berada pada urutan pertama, Kalimantan Tengah kedua, sedangkan Kalimantan Selatan ketiga dalam perbandingan kondisi karhutla tiga provinsi tersebut, sehingga Kalsel dinilai memiliki kondisi yang lebih terkendali dibandingkan dua provinsi lainnya.

“Kondisi tersebut tidak berarti kewaspadaan dapat dikurangi karena hujan tetap menjadi salah satu faktor paling efektif dalam membantu pemadaman karhutla, pertumbuhan bibit awan untuk mendukung operasi modifikasi cuaca masih sulit dalam beberapa hari terakhir,” katanya.

Bahkan, kata dia, kondisi di Kota Banjarmasin juga relatif aman dari kebakaran karena tidak terdapat kejadian karhutla di wilayah kota tersebut, meskipun kawasan lain di Kalsel, termasuk Banjarbaru, masih menghadapi penanganan kebakaran dan ancaman paparan asap.

“Hujan di Banjarmasin itu tidak memadamkan api yang di bawah, tapi paling tidak mengamankan Banjarmasin dari paparan asap,” tuturnya.

Ilustrasi Karhutla

Photo :

  • ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/nym

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menegaskan BNPB bersama pemerintah daerah dan unsur terkait tetap memperkuat penanganan karhutla dengan mengoptimalkan satuan tugas darat serta dukungan operasi modifikasi cuaca ketika kondisi atmosfer memungkinkan untuk membantu menekan risiko kebakaran dan dampak asap.

“Kewaspadaan tetap diperlukan sampai curah hujan meningkat dan musim penghujan kembali berlangsung, karena hujan deras menjadi faktor penting untuk membantu pemadaman kebakaran sekaligus mempercepat pemulihan lahan terdampak,” ujar Suharyanto. (Ant)

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka

Gibran: Saya Minta Polisi Lebih Tegas Tangkap Pembakar Lahan

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meminta pelaku pembakaran hutan dan lahan (Karhutla) ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku untuk memberikan efek jera.

img_title

VIVA.co.id

11 September 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |