Korban Tewas Banjir Bandang dan Longsor di Nepal Jadi 1.204 Orang

3 hours ago 1

Kamis, 3 September 2026 - 09:18 WIB

Jakarta, VIVA – Korban meninggal akibat banjir bandang yang terjadi di Nepal terus bertambah menjadi 1.204 orang, lapor kantor berita Xinhua, yang mengutip Otoritas Manajemen dan Pengurangan Risiko Bencana Nasional Nepal pada Rabu 2 September 2026.

Sebelumnya surat kabar Kathmandu Post melaporkan 1.127 korban tewas dalam bencana tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Otoritas Bencana pada Selasa 1 September mengatakan sebanyak 330 warga negara asing berhasil diselamatkan pascabanjir.

Banjir bandang menyapu wilayah utara Nepal pada Rabu pagi, 26 Agustus, setelah aliran air yang sangat deras dari China menerjang Sungai Bhote Koshi.

Banjir tersebut terjadi setelah sebuah gletser menyusut dan memicu tanah longsor. (Ant)

Rekaman CCTV Banjir bandang dan longsor di perbatasan Tibet dan Nepal

China Disebut Batasi Informasi Banjir Bandang di Tibet, Ratusan Orang Masih Hilang

Banjir dahsyat di Tibet menewaskan puluhan orang dan membuat ratusan hilang. Namun, akses informasi di wilayah itu kembali menjadi sorotan karena ketatnya sensor.

img_title

VIVA.co.id

2 September 2026

Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google

Lanjut

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

Rusia Diam-diam Bantu Iran Kembangkan Rudal Supersonik, Targetkan Kapal Induk AS

Rusia disebut-sebut telah membantu Iran secara diam-diam mengembangkan rudal jelajah supersonic selama bertahun-tahun,termasuk saat perang antara Amerika Serikat dan Iran

China Disebut Batasi Informasi Banjir Bandang di Tibet, Ratusan Orang Masih Hilang

Banjir dahsyat di Tibet menewaskan puluhan orang dan membuat ratusan hilang. Namun, akses informasi di wilayah itu kembali menjadi sorotan karena ketatnya sensor.

Kongo Dikepung Virus Ebola! 3.007 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Jumlah kasus virus Ebola terkonfirmasi di Republik Demokratik Kongo (DRC) mencapai 6.186 kasus, dengan 3.007 orang meninggal dunia akibat penyakit tersebut.

Netizen Tuding Presiden Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen Menyebar Fitnah ke Rusia

Para pengguna media sosial X bereaksi keras terhadap pernyataan Presiden Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen tentang "serangan hibrida Rusia" di Bandara Leipzig.

PBB Sebut Bumi Makin Kritis

Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa/PBB bidang Program Lingkungan (UNEP) melaporkan bahwa suhu global diperkirakan melampaui 1,5 derajat Celsius di atas tingkat praindustri.

Kecelakaan Bus di Mesir, 16 Orang Tewas-28 Luka

Setidaknya 16 orang tewas dan 28 lainnya terluka, Rabu, ketika sebuah bus penumpang terguling di provinsi Sinai Selatan, Mesir, menurut keterangan Kementerian Kesehatan.

Terpopuler

Habib Bahar Ungkap Sempat Komunikasi dengan Hercules Bahas Soal Insiden di Pejompongan

Habib Bahar bin Smith mengungkapkan bahwa dirinya telah berkomunikasi dengan Rosario de Marshall alias Hercules terkait dengan insiden Pejompongan 27 Agustus lalu

Heboh! Prajurit Berseragam Dinas Hadir di Miss Transpuan Bangkok, Begini Kata Mabes TNI

Sosok prajurit TNI yang terlihat mengenakan seragam dinas di sebuah kontes kecantikan khusus transpuan di Bangkok, Thailand, mendadak menjadi sorotan di media sosial.

KPK Kasih Peringatan Pemda NTB, Tata Kelolanya Masih Rentan Korupsi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti tata kelola pemerintahan di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang dinilai masih rentan terhadap praktik korupsi.

Polda Kalsel Bidik 2 Korporasi di Balik Karhutla Banjarbaru, 74 Lokasi Diselidiki

Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) mulai mengusut dugaan keterlibatan korporasi dalam sejumlah kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Banjarbaru.

Siapa Mayat Pria dalam Gardu LRT Pancoran? Sidik Jari Tak Terbaca, Wajah Tak Dikenali

Misteri penemuan mayat pria di dalam gardu listrik LRT kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, masih belum terpecahkan. Polisi belum berhasil mengungkap identitas korban.

Selengkapnya

Partner

img_title

Harga emas antam hari ini kembali naik setelah dua hari berturut turut turun. Setiap harinya harga emas fluktuatif namun cenderung turun dalam beberapa bulan terakhir.

img_title

Sobat Wisata Viva, buru Kepala Kakap Pak Salim di Kembangan, sajian garang asem ikan berbalut daun pisang yang lokasinya tersembunyi namun harganya sangat bersahabat.

img_title

Sistem propulsi ramjet menjadi kunci utama dalam kolaborasi militer ini. Iran sendiri telah berupaya menguasai teknologi tersebut selama bertahun-tahun demi menciptakan

img_title

Sobat Wisata Viva, kenali inovasi mobile water treatment UNDIP yang diserahkan ke BNPB, sanggup mengubah air kotor jadi air minum layak konsumsi saat bencana terjadi.

Selengkapnya

Isu Terkini

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |