KPK Turun ke Gili Trawangan, Bupati Lombok Utara Disebut Masuk Radar Pemeriksaan

3 days ago 2

Kamis, 10 September 2026 - 15:41 WIB

Mataram, VIVA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum memastikan apakah Bupati Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Najmul Akhyar masuk dalam agenda pemeriksaan terkait dugaan korupsi pengelolaan air bersih di kawasan wisata Gili Trawangan.

Kasus tersebut berkaitan dengan kerja sama penyediaan air bersih antara PDAM Amerta Dayan Gunung, BUMD Lombok Utara, dengan PT TCN. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan pihaknya masih mengecek informasi mengenai rencana pemeriksaan terhadap Najmul Akhyar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami cek dulu informasi tersebut ya mas," katanya, Kamis, 10 September 2026.

Sementara itu, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Lombok Utara Lalu Gita Bayu Wibawa belum memberikan respons saat dikonfirmasi melalui telepon maupun pesan tertulis WhatsApp.

Penanganan perkara ini merupakan tindak lanjut laporan masyarakat Kabupaten Lombok Utara. Pelapor berinisial WA sebelumnya menyampaikan laporan resmi kepada KPK pada Mei 2024.

WA menyebut laporan tersebut memuat dugaan penyimpangan dalam proses lelang serta dugaan keterlibatan sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Lombok Utara.

"Yang dilaporkan soal proses lelangnya. Sejumlah pejabat termasuk keterlibatan kepala daerah, masuk dalam laporan," ujar Lalu Gita.

WA juga telah memberikan keterangan kepada KPK pada 21 Oktober 2024 di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Saat itu, dia mengaku menyerahkan dokumen pendukung laporan sebanyak 300 halaman.

Dokumen tersebut memuat uraian dugaan keterlibatan sejumlah pejabat daerah dalam pengelolaan air bersih Gili Trawangan pada periode pemerintahan 2015-2020 dan 2021-2024.

Perkembangan terbaru, tim KPK diketahui telah turun langsung ke Kabupaten Lombok Utara pada 17 Agustus 2026. Tim tersebut melakukan pengecekan terhadap lokasi proyek pengeboran pipa bawah laut milik PT TCN di Gili Trawangan.

Selain itu, muncul informasi bahwa sejumlah pejabat daerah masuk dalam agenda pemeriksaan KPK di Jakarta. Mereka disebut berasal dari unsur pejabat pengadaan barang dan jasa, PDAM Amerta Dayan Gunung, hingga manajemen PT TCN.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PT TCN merupakan perusahaan swasta yang bekerja sama dengan PDAM Amerta Dayan Gunung untuk menyediakan air bersih bagi kawasan wisata Gili Trawangan.

Air bersih tersebut diproduksi melalui proses penyulingan air laut menggunakan metode Sea Water Reverse Osmosis (SWRO).

Halaman Selanjutnya

Perkara ini juga sebelumnya mendapat perhatian Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang Wilayah Kerja Perairan Gili Trawangan, Meno, dan Air (Tramena), bersama PSDKP Benoa.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |