VIVA – Perjalanan jauh kerap menguras stamina dan mengikis konsentrasi. Menyikapi kondisi tersebut, Islam mengajarkan agar kita tidak memaksakan diri.
Seseorang disunnahkan untuk sejenak menepi, beristirahat, dan memulihkan tenaga sebelum kembali menempuh perjalanan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Tak sekadar memulihkan fisik, umat Islam juga dianjurkan memohon keselamatan dengan memanjatkan doa kepada Allah SWT sewaktu bersinggah.
Untaian doa tersebut menjadi sarana memohon perlindungan dari beragam bahaya, rintangan, maupun gangguan yang berpotensi terjadi di jalan.
Melalui doa yang dipanjatkan di sela perjalanan, Allah diharapkan memberikan keselamatan, kelancaran, serta keberkahan hingga kita tiba di tempat tujuan.
Alhasil, perjalanan tidak lagi sebatas mobilitas duniawi, tetapi juga bernilai ibadah lantaran dibingkai oleh doa dan sikap tawakal kepada Allah SWT.
Doa saat Berhenti di Sela Perjalanan
أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ
A‘ûdzu bikalimâtillâhit-tâmmâti min syarri mâ khalaq
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Artinya: “Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk-Nya.”
(kmr)
Bukan Sekadar Rutinitas, Berdoa Sebelum dan Sesudah Makan Sebagai Wujud Syukur dan Sumber Keberkahan
Umat Islam dianjurkan untuk membiasakan diri mengawali setiap bentuk aktivitas dengan memanjatkan doa, seperti saat sebelum dan sesudah makan. Berikut doanya
VIVA.co.id
2 Agustus 2026

2 days ago
2


















