VIVA – Bagi pencinta musik Indonesia era lawas, nama Henny Purwonegoro tentu masih melekat di ingatan. Jauh sebelum media sosial dan platform streaming menjadi bagian dari industri hiburan, namanya sudah lebih dulu dikenal masyarakat melalui musik, televisi, hingga iklan.
Ia merupakan salah satu penyanyi yang menikmati popularitas sejak era 1960-an. Kariernya kemudian berkembang ke berbagai bidang, mulai dari bergabung dengan grup musik, bersolo karier, menjadi bintang iklan hingga pembawa acara.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menariknya, popularitas Henny pada masa itu juga membawanya ke panggung Istana Negara. Ia dikenal sebagai salah satu penyanyi yang langganan mengisi acara di Istana dan pernah tampil di hadapan Presiden Soeharto.
Mengawali Karier Sejak Era 1960-an
Henny Purwonegoro merupakan nama panggung dari Henriette Louise Purwaningsih Poerwononegoro. Ia lahir di Jakarta pada 10 November 1947.
Henny mulai aktif berkarier di dunia musik sejak 1965. Namanya kemudian semakin dikenal setelah bergabung dengan grup musik The Singers.
Dalam grup tersebut, Henny berada satu panggung dengan Neneng Salmiah, Tuty Thaher, Sally Sardjan, Shinta Dungga dan Uun Syarbini.
The Singers mulai muncul di industri musik Indonesia pada 1968 dengan mengusung perpaduan musik latin dan sweet pop. Henny tidak hanya menjadi vokalis, tetapi juga dikenal berperan sebagai drummer.
Sejumlah lagu yang pernah dibawakan The Singers antara lain Marlina, Land of 1000, Dances dan Oh Tuhan. Grup tersebut turut mengantarkan Henny menjadi salah satu penyanyi yang diperhitungkan pada masanya.
Henny Purwonegoro Juga Sukses sebagai Penyanyi Solo
Tidak hanya mengandalkan karier bersama The Singers, Henny juga mengembangkan kiprahnya sebagai penyanyi solo. Ia membawakan sejumlah lagu yang populer pada zamannya, seperti Kopral Jono, Dino Minggu, Bakul Gethuk, Tak Kusangka dan Tiada Seindah Dulu.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Henny juga menghasilkan sejumlah album sepanjang perjalanan kariernya. Beberapa di antaranya adalah Detik Ini, Pop Indonesia Vol. 1 yang dirilis pada 1979, Bang Jalal Sexy, Kulo Niki Sinten, Pop Disco dan Sok Tahu.
Kariernya yang panjang membuat nama Henny tidak hanya dikenal di kalangan pencinta musik, tetapi juga masyarakat luas yang mengikuti perkembangan hiburan Indonesia pada masa itu.
Halaman Selanjutnya
Langganan Tampil di Istana Negara

1 week ago
15
















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310865/original/081850900_1785378315-cropped-2d7f636b-2380-40cc-a881-ea61c56069f5.jpg)

