VIVA – Banyak orang kini penasaran dengan Juicy Luicy setelah band asal Bandung tersebut menjadi sorotan akibat batal tampil di sebuah festival musik di Batam. Persoalan keberangkatan yang turut menyinggung masalah bagasi membuat nama grup yang dikenal lewat lagu-lagu galau ini ramai dibicarakan.
Vokalis Juicy Luicy, Julian Kaisar atau Uan, sebelumnya buka suara mengenai kejadian tersebut. Ia menyebut persoalan bagasi dan hotel menjadi salah satu kendala yang membuat mereka akhirnya tidak berangkat ke Batam.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Nggak jadi tampil di Batam karena panitianya g*b**k,” jawab Uan Kaisar, sebagaimana dikutip dari akun Instagram @lambe_turah, Kamis, 10 September 2026.
“Hotelnya baru sehari. Bagasinya nggak dibayar, padahal udah lunas,” kata Uan.
Pernyataan tersebut kemudian membuat publik kembali mencari tahu siapa sebenarnya Juicy Luicy dan bagaimana perjalanan karier mereka hingga menjadi salah satu band yang cukup populer di kalangan anak muda.
Berawal dari Bandung
Juicy Luicy dibentuk di Bandung pada 4 April 2010. Grup ini berawal dari dua musisi, Denis Ligia dan Julian Kaisar, yang memiliki ketertarikan pada musik pop dan jazz.
Setelah itu, sejumlah personel bergabung dan formasi Juicy Luicy mengalami beberapa perubahan. Hingga kini, nama Julian Kaisar dikenal sebagai vokalis utama, bersama Denis Ligia, Zam Zam Y.M, Gilang Kurniawan, dan Dwi Nugroho.
Perjalanan mereka tidak langsung berjalan mulus. Juicy Luicy sempat merintis secara independen dan memproduksi album sendiri sebelum akhirnya mendapatkan kesempatan bergabung dengan label mayor pada 2015.
Lagu Galau Jadi Identitas
Popularitas Juicy Luicy semakin meningkat setelah merilis sejumlah lagu yang dekat dengan kehidupan percintaan anak muda. Salah satu yang paling dikenal adalah “Tanpa Tergesa”, yang dirilis pada 2018.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kemudian, lagu “Lantas” yang dirilis pada 2020 semakin memperkuat posisi Juicy Luicy di industri musik. Lagu tersebut bahkan membawa pencapaian besar karena Juicy Luicy menjadi band Indonesia pertama yang menembus 100 juta pemutaran di Spotify pada 2022.
Tak berhenti di sana, mereka terus menghadirkan karya seperti “Sayangnya”, “Tampar”, “Sialan”, “Asing”, hingga “HAHAHA”.
Halaman Selanjutnya
Kolaborasi dengan sejumlah musisi juga membuat warna musik Juicy Luicy semakin dikenal, termasuk duet bersama Adrian Khalif dan Mawar de Jongh.

3 days ago
7













