Mengenang Kisah Cinta Ratna Sari Dewi dan Soekarno, Begini Awal Pertemuannya di Jepang

1 week ago 21

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:05 WIB

VIVA Ratna Sari Dewi Soekarno kembali menginjakkan kaki di Indonesia untuk menghadiri perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia pada Senin, 17 Agustus 2026. Kehadirannya di Istana Merdeka menjadi sorotan, mengingat tempat tersebut pernah menjadi bagian dari kehidupannya bersama Presiden pertama RI, Soekarno. 

Setelah puluhan tahun berlalu, Ratna Sari Dewi pun kembali mengenang berbagai perubahan di kawasan Istana. "Istananya sudah ganti banyak, ya. Ada yang dulu tidak ada. (Dulu) antara Istana Negara dan Istana Merdeka ada halaman yang besar, sekarang ada gedung," tuturnya kepada awak media. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ratna Sari Dewi juga mengungkapkan bahwa dirinya dahulu memiliki banyak koleksi foto di sekitar Istana. Namun, sebagian koleksi tersebut kini sudah tidak ada. "Ada koleksi (foto) Bapak juga banyak sudah (hilang), ya. Sayang sekali."

Kedatangannya ke Indonesia menjadi momentum untuk kembali mengingat sosok Soekarno dan kisah cinta keduanya yang bermula jauh sebelum mereka menikah. Berikut ulasannya, sebagaimana dihimpun Viva pada Selasa, 18 Agustus 2026.

Pertemuan Pertama Soekarno dan Ratna Sari Dewi

Sebelum menjadi Ratna Sari Dewi Soekarno, perempuan kelahiran Tokyo, Jepang, pada 6 Februari 1940 itu memiliki nama Naoko Nemoto. Ia berasal dari keluarga sederhana dan sempat menjadi mahasiswi seni. 

Pada 1959, ketika usianya baru 19 tahun, ia bertemu Soekarno yang saat itu tengah melakukan kunjungan kenegaraan ke Jepang.

Pertemuan tersebut terjadi di sebuah bar hostess di kawasan Ginza, Tokyo, dekat Imperial Hotel. Saat itu, Naoko dikenal sebagai mahasiswi seni. Sementara Soekarno telah menjadi Presiden Indonesia dan berusia jauh lebih tua darinya.

Pertemuan tersebut kemudian berkembang menjadi hubungan yang lebih serius. Tiga tahun setelah perkenalan mereka, Naoko menikah dengan Soekarno di Indonesia pada 1962.

Setelah memeluk agama Islam, Soekarno memberikan nama Indonesia kepadanya, yakni Ratna Sari Dewi Soekarno. Nama tersebut berasal dari bahasa Jawa-Sanskerta dan memiliki makna "inti permata seorang dewi".

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dikaruniai Putri Bernama Kartika

Pernikahan Soekarno dan Ratna Sari Dewi dikaruniai seorang putri, Kartika Sari Dewi Soekarno, yang lahir pada 7 Maret 1967. Setelah Soekarno meninggal dunia pada 1970, Ratna Sari Dewi memilih untuk tidak menikah lagi. 

Halaman Selanjutnya

Ia kemudian fokus membesarkan putri semata wayangnya sembari melanjutkan karier di dunia bisnis dan hiburan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |