Menhub Sebut Sejumlah Penerbangan di Kalimantan Dibatalkan Imbas Karhutla

5 days ago 15

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:40 WIB

Jakarta, VIVA – Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi mengatakan sejumlah jadwal penerbangan di Kalimantan Barat dibatalkan. 

Hal ini terjadi karena asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin parah hingga menutupi jarak pandang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Memang tadi seperti di Kalimantan Barat, ada pembatalan penerbangan karena asap di sana sudah cukup mengganggu jarak pandang,” kata Dudy kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat, 21 Agustus 2026.

“Jadi memang pada beberapa titik agak sedikit, khususnya di Kalimantan ya, Kalimantan Barat itu agak sedikit menghambat,” sambungnya.

Meski begitu, Dudy belum dapat memastikan total seluruh jadwal penerbangan di Kalimantan Barat yang dibatalkan.

Dia mengatakan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah memberikan imbauan kepada seluruh maskapai dan pihak bandara untuk terus memantau kondisi cuaca terkini.

“Ya kita mengingatkan kepada seluruh airline untuk berhati-hati, selalu memonitor informasi dari BMKG terkait dengan cuaca. Itu yang paling penting,” jelas Dudy.

“Yang pasti bahwa informasi dari BMKG itu akan sangat membantu kita untuk memantau situasi,” tambahnya.

Seperti diketahui, sejumlah titik merah bertuliskan severe fire memenuhi hampir seluruh wilayah Pulau Kalimantan jika dilihat dari Google Maps.

Asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan ini bahkan terbawa hingga ke sejumlah wilayah Malaysia yang berbatasan langsung dengan Kalimantan.

Kondisi ini menyebabkan 108 sekolah di Malaysia harus tutup sementara. Sebab, asap kiriman Indonesia itu mengganggu kualitas udara setempat.

Tak hanya di Malaysia, kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah di Kalimantan juga terpaksa harus ditutup sementara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Asap karhutla itu mengganggu kualitas udara dan jarak pandang di wilayah Palangka Raya, Pangkalan Bun, Banjarbaru, Kotawaringin Timur, Banjarmasin, Penajem Paser Utara, serta Kotawaringin Barat. 

tvOnenews.com/Syifa Aulia 

Ilustrasi penyakit ISPA (infeksi saluran nafas akut).

Kemenkes Catat Kasus ISPA Meningkat 400 Ribu per Minggu Imbas Karhutla

Kemenkes mengatakan, memasuki awal musim kemarau yakni minggu ke 27-31 tahun 2026, kasus ISPA menunjukkan tren peningkatan hingga mencapai 400 ribu per minggu

img_title

VIVA.co.id

21 Agustus 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |