Menjajal Toyota New Hilux 2.8 V AT, Begini Rasanya Lewati Turunan Curam Tanpa Panik

5 hours ago 3

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:00 WIB

BSD City, VIVA – PT Toyota-Astra Motor (TAM) menyediakan lintasan off-road di kawasan Pagedangan, Tangerang, untuk memperkenalkan kemampuan New Hilux 2.8 4x4 kepada media dalam rangkaian Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Trek yang disiapkan didominasi permukaan tanah keras dengan berbagai rintangan, mulai dari jalan bergelombang, tanjakan, turunan curam, hingga lintasan miring (side slope).

VIVA Otomotif pada Senin 3 Agustus 2026 berkesempatan mencoba New Hilux Double Cabin 2.8 V 4x4 bertransmisi otomatis enam percepatan. Varian tertinggi tersebut mengusung mesin diesel 2.800 cc VNT Intercooler berkode 1GD-FTV yang menghasilkan tenaga 204 PS dan torsi 500 Nm.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum memasuki lintasan, sistem penggerak dipindahkan dari mode 2H ke 4H melalui kenop putar di konsol tengah. Pengoperasiannya cukup sederhana sehingga pengemudi dapat langsung menyesuaikan kendaraan dengan karakter permukaan jalan.

Rintangan pertama berupa jalur tanah bergelombang yang membuat suspensi bekerja cukup aktif. Ayunan bodi khas kendaraan dengan konstruksi ladder frame masih terasa, namun roda tetap mampu menjaga kontak dengan permukaan lintasan.

Mesin diesel 2,8 liter memberikan dorongan tenaga yang cukup saat melewati tanjakan. Karakter torsi besar di putaran rendah membuat kendaraan dapat melaju tanpa memerlukan putaran mesin tinggi, sementara transmisi otomatis membantu pengemudi lebih fokus menentukan jalur.

Ground clearance yang kini mencapai 312 mm juga memberikan ruang lebih saat melewati gundukan tanah. Selama pengujian, kolong kendaraan tidak menunjukkan gejala menyentuh permukaan lintasan meski beberapa bagian jalur memiliki kontur yang cukup tinggi.

Salah satu rintangan yang menarik adalah turunan curam yang harus dilalui sebanyak dua kali. Pada bagian ini, Toyota mengarahkan peserta mengaktifkan Hill Descent Control (HDC) agar kecepatan kendaraan dapat dijaga secara otomatis tanpa perlu terlalu banyak menginjak pedal rem.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat HDC bekerja, kendaraan melaju perlahan dengan kecepatan rendah secara konsisten. Pengemudi cukup mengarahkan setir mengikuti jalur, sementara sistem mengatur pengereman pada masing-masing roda agar mobil tetap stabil ketika menuruni lereng.

Fitur tersebut kembali digunakan pada turunan kedua dengan karakter yang hampir serupa. Hasilnya tidak jauh berbeda, kecepatan kendaraan tetap terkontrol sehingga memberikan rasa percaya diri, terutama bagi pengemudi yang belum terbiasa melintasi jalur off-road.

Halaman Selanjutnya

Lintasan berikutnya adalah side slope yang menguji kestabilan kendaraan saat melaju di permukaan miring. Dari dalam kabin, sudut kemiringan cukup terasa, namun kendaraan tetap dapat melaju tanpa gejala kehilangan traksi.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |