Menko Perekonomian Airlangga Naikkan Perluas Akses UMKM Indonesia, Dorong Usaha Naik Kelas

2 weeks ago 2

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:00 WIB

VIVA


Jakarta – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyiapkan langkah untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pemerintah mengusulkan kenaikan target pembiayaan UMKM dari Rp1.500 triliun menjadi Rp2.000 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kenaikan target tersebut disampaikan Airlangga dalam paparannya pada acara UMKM Finance Summit 2026 yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Selasa, 11 Agustus 2026.

"Saya ingin menyampaikan, kami akan naikkan target pembiayaan ke UMKM dari Rp1.500 triliun, menjadi Rp2.000 triliun," kata Airlangga dalam acara tersebut.

Kebijakan ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM, terutama mereka yang selama ini belum mendapatkan pembiayaan dalam skala yang memadai.

Target Pembiayaan UMKM Naik Rp500 Triliun

Target pembiayaan UMKM yang diusulkan pemerintah meningkat sebesar Rp500 triliun dari target sebelumnya. Jika sebelumnya pembiayaan ditargetkan mencapai Rp1.500 triliun, Airlangga mengusulkan agar angka tersebut dinaikkan menjadi Rp2.000 triliun.

Penambahan target tersebut diarahkan untuk memperluas jangkauan pembiayaan kepada pelaku UMKM. Pemerintah melihat masih terdapat pelaku usaha yang berada di tengah, dalam arti memiliki potensi untuk berkembang tetapi belum memperoleh akses pembiayaan yang memadai.

Dengan peningkatan target tersebut, pembiayaan diharapkan tidak hanya menjangkau UMKM yang telah memiliki akses terhadap lembaga pembiayaan, tetapi juga membuka ruang bagi pelaku usaha yang masih menghadapi kesenjangan akses.

Airlangga menilai perluasan pembiayaan penting agar pelaku UMKM yang memiliki potensi dapat mengembangkan usahanya dan naik kelas.

"Ini upaya kita untuk mendorong agar UMKM yang berada di tengah-tengah bisa naik kelas," terang Airlangga.

Perluas Akses untuk UMKM yang Belum Terjangkau

Salah satu perhatian pemerintah dalam kebijakan tersebut adalah pelaku UMKM yang belum memperoleh akses pembiayaan dalam skala yang sesuai dengan kebutuhan usahanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi tersebut menjadi bagian dari kesenjangan pembiayaan yang ingin diisi melalui peningkatan target. Dengan target yang lebih besar, pemerintah mendorong agar semakin banyak pelaku usaha memiliki kesempatan memperoleh pembiayaan untuk mengembangkan bisnisnya.

Perluasan pembiayaan ini ditujukan kepada UMKM yang memiliki potensi untuk berkembang. Pemerintah ingin mendorong kelompok usaha tersebut agar dapat meningkatkan skala bisnis atau naik kelas.

Halaman Selanjutnya

Artinya, kebijakan yang disampaikan Airlangga tidak hanya berfokus pada penambahan nominal pembiayaan. Perluasan akses juga diarahkan agar pembiayaan dapat menjangkau pelaku usaha yang selama ini berada di antara kelompok UMKM yang sudah mendapatkan akses pembiayaan dan mereka yang masih kesulitan memperolehnya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |