Menko Polkam soal Pagar Tinggi di Mal: Itu Kepentingan Keamanan Mereka, Sudah Ditertibkan

3 weeks ago 10

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:10 WIB

Jakarta, VIVA – Menko bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago buka suara terkait pemasangan pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan di Jakarta dan beberapa daerah lain yang memunculkan spekulasi publik.

Djamari menegaskan, pemasangan pagar tambahan tersebut tidak berkaitan dengan kondisi keamanan nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menuturkan, penambahan pagar merupakan kebijakan internal pengelola pusat perbelanjaan. Adapun hal tersebut juga telah ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah. 

“Pemasangan pagar, nggak ada itu ya, pagar-pagar, responsnya dulu Pak kepala daerah yang bersangkutan, sudah menyampaikan baik di Surabaya maupun di Jakarta. Tidak ada kaitannya dengan hubungan, seperti yang digulirkan, kabar-kabar yang akan datang. Tidak ada,” ucap Djamari dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat, Rabu, 5 Agustus 2026.

Djamari menuturkan, pagar tambahan tersebut dipasang semata-mata untuk kepentingan pengamanan internal masing-masing pengelola, bukan sebagai respons terhadap adanya ancaman keamanan atau potensi gangguan ketertiban.

“Jadi semuanya itu adalah untuk kepentingan keamanan dari mereka sendiri dan itu pun sudah dianggap tidak memiliki izin seperti yang dilakukan di beberapa tempat,” ungkap dia.

Djamari menambahkan, pemerintah daerah telah mengambil langkah penertiban terhadap pemasangan pagar yang dinilai tidak sesuai ketentuan. 

“Saya tidak mau menyebutkan mal yang mana ya. Tapi kira-kira pemerintah daerah setempat sudah melakukan penertiban itu,” tegasnya.

Daftar Mal yang Dipagari Besi Tinggi

Berdasarkan pantauan di lapangan dan laporan yang beredar, berikut sejumlah pusat perbelanjaan yang terlihat telah memasang pagar besi tinggi.

1. Kota Kasablanka (Kokas), Jakarta Selatan

Kota Kasablanka menjadi salah satu mal yang paling banyak dibicarakan di media sosial. Pagar besi abu-abu dipasang membentang sekitar 100 meter dari pintu masuk utama hingga akses keluar kendaraan di Jalan Raya Casablanca.

Karena lokasinya berada di kawasan yang padat aktivitas, keberadaan pagar disebut bertujuan mengatur akses kendaraan dan pejalan kaki agar lebih tertib.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

2. Pakuwon Mall Surabaya

Pusat perbelanjaan terbesar di Surabaya ini juga terlihat memasang pagar besi tinggi di area luarnya. Langkah tersebut menjadi perhatian karena sebelumnya kawasan mal dikenal memiliki area terbuka yang luas.

Halaman Selanjutnya

3. Tunjungan Plaza

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |