Jakarta, VIVA – Morgan Stanley, salah satu bank global terbesar, baru-baru ini mengumumkan pemangkasan tenaga kerja sekitar 3 persen dari total karyawan. Langkah ini diperkirakan berdampak pada sekitar 2.500 orang, termasuk staf yang mendukung layanan hipotek untuk klien wealth management.
Melansir dari The Wall Street Journal (WSJ), Jumat, 6 Maret 2026, pemangkasan ini merupakan respons terhadap pergeseran prioritas bisnis, perubahan strategi geografis, dan pertimbangan kinerja individu.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Bank yang berbasis di New York ini memiliki perkiraan total 83.000 karyawan secara global. Pemangkasan posisi dilaporkan terjadi di berbagai divisi, termasuk investment banking, trading, investment management, dan wealth management.
Di unit wealth management, karyawan yang terdampak meliputi private banker dan staf pendukung back-office. Pemangkasan ini mulai dilakukan sejak pekan lalu, dengan banyak dilakukan pada Rabu, menurut WSJ.
Meskipun melakukan pengurangan karyawan, kondisi finansial Morgan Stanley tetap kuat. Pada tahun 2025, bank ini mencatat pendapatan bersih sebesar US$70,6 miliar, atau setara Rp1.185 triliun, naik dari US$61,8 miliar (Rp1.038 triliun) pada tahun sebelumnya.
Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada Morgan Stanley juga meningkat dari US$13,4 miliar menjadi US$16,9 miliar, setara Rp284 triliun, selama periode yang sama.
Di pasar hipotek, Morgan Stanley menempati peringkat ke-33 di antara pemberi pinjaman terbesar di AS. Pada 2025, bank ini menghasilkan volume hipotek sekitar US$13 miliar atau setara Rp218,4 triliun, meningkat 19 persen dibanding tahun sebelumnya, menurut Inside Mortgage Finance.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Data dari RETR menunjukkan bahwa fokus bank ini berada pada pinjaman pembelian rumah dan pinjaman konvensional, dengan ukuran pinjaman rata-rata sekitar US$918.000 atau Rp15,4 miliar.
Sementara itu, Morgan Stanley belum memberikan komentar resmi terkait pemangkasan ini. Para analis melihat bahwa meski hipotek menjadi salah satu divisi yang terkena dampak, pemangkasan karyawan ini lebih bersifat penyesuaian internal daripada indikasi masalah finansial.
Pengelolaan DHE SDA Kini Bisa Dipantau Real-Time Lewat Kopra by Mandiri, Dukung Kelancaran Operasional Bisnis
Bank Mandiri terus memperkuat perannya dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional dengan meningkatkan kapabilitas operasional dan solusi bisnis bagi pelaku usaha
VIVA.co.id
6 Maret 2026

5 days ago
4










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)

