Musim Kemarau Mulai, Langkah Antisipasi Karhutla di Jambi Diperketat

5 hours ago 7

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:38 WIB

Jambi, VIVA – Memasuki musim kemarau, upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat di sejumlah daerah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi. Salah satunya dilakukan di Provinsi Jambi melalui penguatan koordinasi antara pemerintah, pengelola kawasan hutan, hingga pelaku usaha kehutanan.

Langkah tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) di Provinsi Jambi yang digelar Balai Pengelolaan Hutan Lestari (BPHL) Wilayah IV.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun hal ini merupakan implementasi arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya menjaga kelestarian hutan dan lingkungan sebagai fondasi pembangunan nasional, yang diterjemahkan oleh Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni melalui penguatan sistem pencegahan dan kesiapsiagaan karhutla di seluruh wilayah Indonesia.

Kegiatan ini diikuti para pemegang PBPH serta perwakilan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) di Provinsi Jambi sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran selama musim kemarau.

Dalam rapat tersebut, KPH didorong mengoptimalkan perannya sebagai pengelola kawasan melalui peningkatan koordinasi, pemantauan wilayah, deteksi dini, hingga respons cepat apabila ditemukan indikasi kebakaran.

Sejumlah instansi turut memberikan materi dalam kegiatan tersebut, di antaranya Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Thaha Jambi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi, serta Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Komisariat Daerah Jambi.

Kepala Balai Pengelolaan Hutan Lestari (BPHL) Wilayah IV Andi Rohaendi mengatakan pencegahan tetap menjadi langkah paling efektif dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan.

Karena itu, menurut dia, seluruh pemegang PBPH perlu memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, patroli rutin, serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, KPH, dan masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Melalui komitmen Zero Karhutla ini, kami berharap seluruh pemegang PBPH dapat menjalankan tanggung jawabnya secara konsisten untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Jambi," ujar Andi Rohaendi di Jakarta, Senin, 3 Agustus 2026.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Thaha Jambi, Ibnu Sulistyono, mengingatkan pentingnya memanfaatkan informasi cuaca dan iklim sebagai dasar penyusunan langkah antisipasi di lapangan.

Halaman Selanjutnya

"Karena kewaspadaan sejak dini menjadi faktor penting dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan," tutur Ibnu Sulistyono.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |