Nasabah Bullion Bank Tembus 5,7 Juta, Airlangga sebut Perang Bikin Emas Jadi 'Safe Haven'

5 days ago 5

Jumat, 6 Maret 2026 - 11:57 WIB

Jakarta, VIVA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, makin meningkatnya ketidakpastian global akibat sejumlah aspek geopolitik, telah mendongkrak antusiasme masyarakat Indonesia terhadap komoditas emas secara signifikan.

Dalam sambutannya di acara Aksi Kuatkan Literasi dan Inklusi Keuangan untuk Kesejahteraan (AKSI KLIK), Airlangga mencatat bahwa dalam rentang setahun terakhir telah terjadi peningkatan besar-besaran pada jumlah nasabah bullion bank di PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab saat bullion bank itu diluncurkan oleh Presiden Prabowo pada Februari 2025 lalu, jumlahnya baru sebanyak 3,2 juta nasabah. Namun saat ini, Airlangga memastikan bahwa jumlahnya tak kurang dari 5,7 juta nasabah.

"Jadi terlihat adanya peningkatan yang sangat besar," kata Airlangga, Jumat, 6 Maret 2026.

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto dan Gubernur BI, Perry Warjiyo

Photo :

  • [tangkapan layar]

Selain di BSI, Airlangga juga menyampaikan bahwa penjaminan emas untuk pembiayaan di PT Pegadaian telah menembus hingga 38,5 ton atau senilai Rp 102 triliun. Sementara jumlah emas yang digadaikan di Pegadaian juga meningkat, dari sebelumnya sebesar 94 ton menjadi 144,7 ton.

"Dan di BSI saat ini (jumlah emas yang digadaikan) juga meningkat mencapai 22 ton," ujar Airlangga.

Dia menjelaskan, peningkatan tensi geopolitik global telah menjadikan emas sebagai instrumen investasi, yang dinilai sebagai 'safe haven'. Sehingga, hal itu pun mendorong masyarakat untuk berbondong-bondong menyimpan nilai kekayaannya melalui komoditas tersebut.

Hal itu pun telah mendongkrak harga emas, yang pada saat bank emas diluncurkan harganya masih di kisaran US$3.000 per troy ounce. Namun saat ini harganya telah meroket mencapai US$5.000 per troy ounce.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi ini inflasi akibat pembelian emas, dimana harga emas pada saat peluncuran bank bullion itu masih di angka US$3.000, dan sekarang sudah US$5.000," kata Airlangga.

"Dan karena adanya pengaruh dari perang, memang safe haven daripada ketidakpastian untuk simpanan itu salah satunya adalah emas," ujarnya.

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto

Airlangga Segera Rampungkan Pembentukan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan, Ini Tujuannya

Airlangga mengatakan, pemerintah bakal memperkuat kebijakan inklusi keuangan, guna mendongkrak literasi keuangan bagi masyarakat dan menciptakan kesejahteraan finansial.

img_title

VIVA.co.id

6 Maret 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |