One Way Nasional Resmi Diterapkan dari KM 414 Tol Kalikangkung-KM 70 Cikampek

20 hours ago 3

Minggu, 6 April 2025 - 09:57 WIB

Tegal, VIVA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi melakukan flag off one way nasional pada Minggu pagi, 6 April 2025. One way nasional ini dilakukan dari gerbang Tol Kalikangkung Semarang hingga Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama).

Jenderal Listyo Sigit mengatakan, penerapan one way nasional ini dilakukan sebagai salah strategi untuk mengurai kepadatan lalu lintas saat arus balik mudik lebaran tahun 2025. 

“Alhamdulillah, baru saja kita melaksanakan kegiatan Flag off one way nasional setelah kita melaksanakan evaluasi bersama, antara tim dari Kementerian Perhubungan, Jasa Marga, jajaran lalu lintas, berdasarkan hasil traffic counting yang kita ikuti, mulai dari kemarin sore sampai dengan tadi malam, karena memang sudah melebihi rata-rata, kemudian kita putuskan bahwa pagi ini One Way nasional dilaksanakan mulai dari kilometer 44 sampai dengan Kilometer 70,” kata Listyo Sigit, Minggu pagi

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melakukan flag off one way nasional

Sigit menambahkan, setelah dilakukan one way nasional, maka akan rekayasa lalu lintas akan dilanjutkan dengan pemberlakuan contraflow. “Dan kemudian nanti akan dilanjutkan dengan contraflow 2 lajur dari kilometer 70 ke kilometer 36, dan selanjutnya akan diatur satu lajur dari kilometer 36,” ujarnya

“Tentunya kita juga tetap mempersiapkan alternatif-alternatif lain, apabila dengan one way nasional ini kemudian tetap masih ada kemacetan, dengan mempersiapkan strategi dengan mempersiapkan Cisumdawu untuk menjadi pengurai,” pungkasnya

Sebelumnya diberitakan, Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho menyebut sejumlah kendaraan patroli bakal disiapkan saat arus balik mudik. Menurutnya, skenario untuk menghadapi arus balik mudik lebaran sudah disiapkan dengan baik bersama sejumlah stakeholder.

"Salah satunya adalah contraflow. Contraflow itu tentunya harus melihat parameter-parameter di KM 71 radar manakala sudah per jam berturut turut 5.500, kami akan melakukan contraflow lajur 1," jelas Agus. 

Kakorlantas Irjen Pol. Agus Suryo Nugroho

Photo :

  • VIVA.co.id/Anisa Aulia

Lebih lanjut, kata Agus, apabila terdapat kepadatan arus untuk radar di KM 71 per jam berturut-turut 6.400 maka akan dilakukan contraflow lajur 2 dan seterusnya hingga lajur 3. Hal itu bertujuan untuk menarik arus yang berasal dari arah timur.

"Itu dari KM 188-70 termasuk juga nanti akan kita perpanjang dari Km 246-188 hingga 70. Sehingga arus yang dari timur dari Pejagan dari Brebes dari Tegal dari Kalikangkung, Semarang itu kita dorong lebih keras atau lancar ke arah barat arah Jakarta," bebernya.

Halaman Selanjutnya

"Salah satunya adalah contraflow. Contraflow itu tentunya harus melihat parameter-parameter di KM 71 radar manakala sudah per jam berturut turut 5.500, kami akan melakukan contraflow lajur 1," jelas Agus. 

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |