Sumber : Tangerang, VIVA - Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), tengah melakukan upaya bersama Kementerian Luar Negeri, terkait dengan proses negoisasi atas vonis hukuman mati kepada pekerja migran Indonesia Susanti. Susanti, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Karawang yang berstatus non-prosedural, terancam hukuman mati oleh Pemerintah Arab Saudi atas kasus yang menjeratnya. Yang mana, berdasarkan data, Susanti akan menerima eksekusi mati di bulan April 2025. Photo : Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding mengatakan, pihaknya tengah melakukan upaya untuk mengulur waktu atas hukuman mati yang diterima PMI, Susanti. "Kita terus mengulur waktu sambil coba cari dana pengganti, dan sekarang ini Kementerian Luar Negeri itu sedang melakukan negoisasi, mengulur waktu supaya bisa diundur dari April," katanya di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu, 2 April 2025. Lanjut dia, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) dan Kementerian Luar Negeri, tengah menyiapkan dana pengganti atas vonis hukuman tersebut. "Semua pihak tengah mengupayakan kebutuhan dananya, mudah-mudahan tidak sampai ratusan miliar. Tetapi, mudah-mudahan seperti yang pernah sebelumnya Rp40 miliar lebih," ujarnya. Saat ini, Kementerian Luar Negeri telah mendapatkan dan sebesar Rp10 miliar sebagai dana pengganti atas vonis hukuman yang diterima Susanti, PMI non-prosedural. "Kemenlu sudah punya uang Rp10 miliar, kita upayakan semaksimal mungkin semampu kita bagaimana Susanti bisa terselamatkan. Kita cari kekurangannya, yang penting kita terus negoisasi bagaimana agar tidak eksekusi pada April ini, karena sebenarnya, jadwal eksekusinya pun sudah lama, dan terus kita ulur sambil kita cari dana," ungkapnya. VIVA.co.id 2 April 2025 Berita Terkait
Topik Terkait
Jangan Lewatkan
Dosen IPB menyoroti pentingnya menabung setelah Lebaran agar keuangan Anda tetap berada di jalur yang benar dalam meraih finansial freedom. Ikuti cara sederhana berikut!
BRI mengimbau nasabah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penipuan dan kejahatan siber pada periode libur Hari Raya Idulfitri 1446 H.
Perum Bulog hingga Maret 2025 telah menyerap 725.513 ton beras dari petani. Lonjakan ini menjadi serapan tertinggi dalam lima tahun terakhir untuk periode yang sama.
Pergerakan penumpang pada H+2 lebaran atau Rabu, 2 April 2025 di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, mengalami peningkatan.
Terpopuler
PT Jasa Marga (Persero) Tbk, melalui anak usahanya PT Jasamarga Japek Selatan (JJS), menyiapkan jalur fungsional segmen Sadang-Bojongmangu Jalan Tol Jakarta-Cikampek II.
Perum Bulog hingga Maret 2025 telah menyerap 725.513 ton beras dari petani. Lonjakan ini menjadi serapan tertinggi dalam lima tahun terakhir untuk periode yang sama.
Pergerakan penumpang pada H+2 lebaran atau Rabu, 2 April 2025 di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, mengalami peningkatan.
Selengkapnya Partner
Di Bandung ternyata terdapat beberapa tempat nongkrong yang bukan hanya terkenal akan tetapi menu makanan yang sangat lezat dan juga tempat yang modern
Ramadan menjadi bulan yang penuh berkah dan sangat istimewa lantaran di bulan ini diberikan ampunan dan dikabulkan segala hajatnya. Bulan Ramadan juga menjadi kesempatan
Membuat ayam krispi ala restoran di rumah dengan marinasi yang tepat, campuran tepung terigu dan maizena, serta teknik menggoreng dengan suhu yang sesuai.
Selengkapnya Isu Terkini
Protes Eksekusi Mati Dua TKI, Puluhan Orang Demo Kedubes Arab Saudi
Wamendagri Ungkap Waktu Digelarnya Retret Gelombang Kedua
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya menyatakan, retret kepala daerah gelombang kedua akan dilaksanakan sesegera mungkin, usai Lebaran.