PBVSI Lepas Timnas Voli ke Asian Games 2026, Sektor Putra Bidik Emas

20 hours ago 2

Minggu, 13 September 2026 - 15:20 WIB

VIVA – Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) resmi melepas Timnas Voli Indoor Putri dan Voli Pantai Putra Indonesia untuk tampil di Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang.

Sebanyak 16 atlet dipersiapkan untuk membawa nama Indonesia dalam ajang olahraga terbesar di Asia tersebut. Rinciannya, 12 pemain memperkuat tim voli indoor putri, sedangkan empat atlet lainnya turun di nomor voli pantai putra.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Umum PBVSI Imam Sudjarwo mengungkapkan para atlet yang berangkat merupakan hasil seleksi dan persiapan panjang. Mereka juga telah mendapatkan kesempatan menghadapi lawan-lawan dari berbagai negara melalui sejumlah turnamen internasional sepanjang tahun.

AVC Cup, AVC Challenge, AVC Beach Continental hingga laga uji coba menghadapi Korea Selatan menjadi bagian dari rangkaian persiapan tersebut. Pengalaman dari berbagai pertandingan itu diharapkan menjadi modal penting sebelum para atlet menghadapi persaingan di Asian Games 2026.

PBVSI tidak memberikan target yang sama kepada kedua sektor. Voli pantai putra dibebani target paling tinggi, yakni meraih medali emas. Sementara tim voli indoor putri ditargetkan setidaknya menembus posisi lima besar.

Imam menilai kesiapan tim saat ini sudah mencapai tahap maksimal. Khusus tim putri, kemenangan atas Nepal menjadi sasaran penting karena hasil tersebut akan menentukan langkah Indonesia dalam persaingan menuju babak delapan besar.

"Voli Pantai Putra targetnya emas. Kemudian tim putri, lawan Nepal kita harus menang. Itu harga mati supaya kita bisa masuk 8 besar," kata Imam kepada awak media, Minggu, 13 September 2026.

Target tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi empat atlet voli pantai putra yang dipercaya membawa misi Indonesia. Bintang Akbar menjadi salah satu pemain yang siap mengemban target tersebut.

Bintang memahami perjuangan untuk merebut emas tidak akan mudah. Sejumlah negara dinilai memiliki kekuatan yang patut diwaspadai, di antaranya Qatar, Iran dan Thailand.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengalaman dari kegagalan sebelumnya juga menjadi bahan evaluasi bagi tim Indonesia. Bintang menyebut sektor servis dan strategi permainan menjadi dua aspek yang mendapat perhatian lebih dalam persiapan terakhir.

"Insyaallah bisa untuk mengambil medali itu. Dari kegagalan kemarin kita sudah mempelajari, yang harus diperbaiki cuma servis sama teknik strategi," ujar Bintang.

Halaman Selanjutnya

Di sisi lain, tim voli indoor putri menghadapi tantangan berbeda. Skuad yang dibawa ke Nagoya kali ini didominasi pemain muda. Sebagian dari mereka bahkan akan merasakan atmosfer Asian Games untuk pertama kalinya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |