Pelaku Penembakan 3 ASN Dinas Pertanian Sudah Diburu, Polisi Tebalkan Pasukan di Jayawijaya

4 hours ago 2

Jumat, 11 September 2026 - 17:00 WIB

Papua Pegunungan, VIVA – Polisi memperkuat pengamanan di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, setelah penembakan yang menewaskan tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya.

Sebanyak 50 personel kepolisian dari Timika telah digeser ke Jayawijaya untuk memperkuat pasukan di wilayah tersebut. Penambahan kekuatan ini dilakukan di tengah upaya polisi memburu kelompok yang diduga terlibat dalam penembakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Satuan Tugas Hubungan Masyarakat Operasi Damai Cartenz, Komisaris Besar Polisi Yusuf Sutejo mengatakan penebalan pasukan dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap merasa aman setelah insiden tersebut.

”Karena Operasi Kepolisian Damai Cartenz, kami telah menambah pasukan yang ada di Kabupaten Jayawijaya. Sudah kami dorong dari Timika dan bergeser kurang lebih ada 50 personel,” katanya, Jumat, 11 September 2026.

Selain memperkuat pengamanan, polisi juga masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Sebelumnya, penyidik mengaku telah mendapatkan ciri-ciri dan identitas kelompok yang diduga melakukan penembakan.

Yusuf meminta masyarakat yang mengetahui keberadaan atau informasi terkait pelaku segera menyampaikannya kepada aparat kepolisian.

”Manakala ada masyarakat yang punya informasi terkait dengan hal tersebut, bisa disampaikan ke aparat Kepolisian dan kita jamin kerahasiaan dari pemberi informasi ini, agar kasus ini dapat segera kita ungkap dan kita tangkap para pelaku,” katanya.

Di tengah pengejaran pelaku, aparat juga mengingatkan masyarakat Jayawijaya untuk tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

Wakil Kepala Satgas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga mengajak masyarakat ikut menjaga situasi keamanan setelah peristiwa penembakan tersebut.

”Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif serta menyampaikan kepada kepolisian apabila memiliki informasi yang dapat membantu pengungkapan kasus ini,” kata Adarma.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, penyelidikan terhadap kasus penembakan masih terus dilakukan. Kepala Satgas Operasi Damai Cartenz, Inspektur Jenderal Polisi Faizal Ramadhani mengatakan proses tersebut dilakukan berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), keterangan saksi, hingga barang bukti yang telah ditemukan.

”Penyelidikan dan penyidikan terus kami lakukan untuk mengungkap perkara ini secara terang dan mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” kata Faizal.

Halaman Selanjutnya

Penembakan terhadap rombongan pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya terjadi pada Rabu sore, 9 September 2026. Tiga pegawai menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |