Pemain Asing Membanjiri Super League, Pengamat Ingatkan Dampaknya ke Timnas Indonesia

1 week ago 9

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:56 WIB

VIVA – Pengamat sepak bola Hadi Gunawan atau akrab disapa Bung Ahay mengingatkan dampak meningkatnya jumlah pemain asing di Super League terhadap perkembangan pemain lokal yang menjadi bagian dari Timnas Indonesia

Menurutnya, keberadaan pemain asing memang dapat menciptakan persaingan, tetapi juga berpotensi mengurangi kesempatan pemain lokal mendapatkan menit bermain di kompetisi domestik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Bung Ahay, kualitas kompetisi domestik memiliki hubungan erat dengan performa pemain yang kemudian menjadi tulang punggung Timnas Indonesia.

Pengamat Sepakbola, Hadi Gunawan atau Bung Ahay

Photo :

  • YouTube/Bangku Cadangan Podcast

"Dengan banyaknya pemain asing, malah menutup keran-keran pemain kita untuk bisa tampil di kompetisi," kata Bung Ahay di YouTube Bangku Cadangan Podcast, dikutip Selasa 18 Agustus 2026.

Padahal, menurut Bung Ahay, menit bermain memiliki peran penting dalam meningkatkan kemampuan dan performa seorang pemain. Karena itu, pemain lokal perlu mendapatkan kesempatan yang cukup untuk berkembang sebelum akhirnya menjadi pilihan di Timnas Indonesia.

Bung Ahay membandingkan kondisi tersebut dengan periode awal Liga Indonesia pada 1990-an hingga awal 2000-an. Saat itu, jumlah pemain asing yang dapat dimainkan klub masih dibatasi sekitar tiga atau empat pemain. Kondisi tersebut membuat lebih banyak posisi diisi pemain lokal.

"Dulu di tahun 1994 sampai 2000-an, pemain asing dibatasi tiga atau empat orang. Jadi semua posisi masih bisa ditempati oleh pemain-pemain lokal Indonesia," ujarnya.

Menurutnya, situasi tersebut turut memberikan ruang lebih besar bagi pemain lokal untuk tampil di kompetisi. Dengan semakin banyak pemain yang mendapatkan menit bermain, proses pencarian pemain untuk kebutuhan tim nasional juga dinilai menjadi lebih mudah.

Namun, Bung Ahay menegaskan persoalan tersebut tidak sepenuhnya bisa dibebankan kepada pemain asing maupun klub. Pemain lokal juga harus memiliki kemauan untuk meningkatkan kemampuan agar mampu bersaing memperebutkan posisi utama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia meminta pemain Indonesia tidak hanya mengeluhkan persaingan yang semakin ketat. Sebaliknya, keberadaan pemain asing harus dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk belajar dan meningkatkan kualitas permainan.

"Kritik buat pemain lokal adalah jangan ngambek juga. Kalau lu merasa kurang, lu berusaha kejar dong," kata Bung Ahay.

Halaman Selanjutnya

"Harusnya pemain-pemain lokal kita juga belajar, jangan cuma datang latihan, pulang. Kalau bisa nambah dong. Apa sih kelebihan pemain asing itu? Ya gua harus lebih baik" ujarnya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |