Pemuda Muhammadiyah Acungi Jempol Komitmen Prabowo Kawal Pengusutan Dugaan 3 Kasus Korupsi

1 hour ago 1

Sabtu, 11 Juli 2026 - 22:39 WIB

Jakarta, VIVA – Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah menyampaikan apresiasi atas komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memastikan proses penegakan hukum terhadap dugaan tiga kasus korupsi berjalan secara terbuka, profesional, dan bebas dari intervensi.

Pernyataan ini disampaikan menyusul perkembangan terbaru, termasuk pengunduran diri Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah yang telah dikonfirmasi Kejaksaan Agung di tengah proses hukum yang berlangsung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dzulfikar Ahmad Tawalla mengatakan, perkembangan tersebut menunjukkan pentingnya komitmen seluruh elemen negara dalam menjaga integritas penegakan hukum.

"Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas atensi dan komitmennya dalam mengawal pemberantasan korupsi. Kepemimpinan yang memberikan ruang bagi proses hukum berjalan secara objektif merupakan pesan kuat bahwa tidak boleh ada pihak yang kebal terhadap hukum," kata Dzulfikar dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 11 Juli 2026.

Menurutnya, perhatian Presiden terhadap perkara yang menjadi perhatian publik telah memberikan kepercayaan bahwa proses penegakan hukum dapat berjalan tanpa pandang bulu.

"Perkembangan yang terjadi hari ini menunjukkan bahwa ketika ada kemauan politik yang kuat untuk menegakkan hukum, maka institusi negara dapat bekerja sesuai koridor konstitusi. Yang terpenting sekarang adalah memastikan proses hukum berjalan hingga tuntas, transparan, dan akuntabel," katanya.

Pemuda Muhammadiyah juga mengingatkan agar seluruh aparat penegak hukum tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah serta memastikan setiap proses dilakukan berdasarkan alat bukti yang sah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Kami tidak ingin kasus ini berhenti hanya pada pergantian jabatan. Publik menunggu pembuktian di hadapan hukum. Siapa pun yang terbukti bersalah harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, sementara mereka yang tidak terbukti harus dipulihkan nama baiknya," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Pemuda Muhammadiyah menilai momentum ini harus menjadi titik awal reformasi yang lebih kuat dalam tata kelola penegakan hukum dan pemberantasan korupsi di Indonesia.

"Pemberantasan korupsi bukan hanya tentang menghukum pelaku, tetapi juga memulihkan kepercayaan publik terhadap institusi negara. Karena itu, kami mengajak seluruh elemen bangsa untuk mengawal proses ini secara objektif dan tidak menggiring opini yang dapat mengganggu jalannya proses hukum," ujarnya.

Halaman Selanjutnya

Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah menegaskan komitmennya untuk terus mendukung agenda pemberantasan korupsi sebagai bagian dari ikhtiar mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, dan berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |