VIVA – Pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea merasa geram saat mengetahui korban kasus dugaan pembakaran tiga santri di Lombok diajak ke Mall.
Tiga orang santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Rosyidatus Shaulatiyah Al Ibrahimy NW diduga menjadi korban pembakaran oleh seniornya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Insiden ini mengakibatkan ADR (14) dan SAH (14) mengalami luka bakar, sementara satu santri lainnya berinisial SS (14) meninggal dunia.
Hotman Paris mengaku bahwa Tim Hotman 911 dihalangi untuk bertemu dengan para korban.
Terlebih, dirinya kesal lantaran mendapatkan laporan publik bahwa kedua korban justru diajak ke Mall sampai menangis karena meminta pulang.
Mengetahui hal tersebut, Hotman Paris geram dengan Kapolres Lombok Tengah dengan memberikan sentilan di media sosial Instagramnya.
“Hallo Kapolres Lombok Tengah. Lu ngapain sih lu? Kenapa itu korban penyiraman air keras di pesantren Lombok Tengah kau bawa ke mall. Harusnya diobati dong. Banyak orang yang mengadu ke Hotman 911,” ungkap Hotman Paris pada akun Instagram @hotmanparisofficial.
Pengacara Kondang, Hotman Paris Hutapea
Photo :
- Tim tvOnenews - Muhammad Bagas
Geram dengan aksi Kapolres Lombok Tengah, AKBP Eko Yusmiarto, Hotman Paris langsung melaporkan kejadian ini ke Kapolri Listyo Sigit Prabowo.
“Hari ini saya langsung WA Kapolri. Itu tim Hotman 911 mau mengunjungi korban dilarang,” ujarnya.
Sementara itu, pengacara sekaligus pengusaha itu juga telah melaporkan Kapolres Lombok Tengah ke Komisi III DPR RI agar segera dipanggil dan dimintai pertanggungjawabannya.
“Hari Senin kau dipanggil Komisi III DPR RI. Saya sudah lapor sama komisi tiga, kau akan dipanggil Kapolres ya,” kata pengacara itu.
Ia bahkan menegaskan aksinya hanya untuk membantu masyarakat bukan untuk mencari nama atau ketenaran.
“Saya melakukan ini bukan untuk cari nama, aku sudah kaya raya. Klien ku banyak, murni membantu rakyat. Tanya saja bapak Prabowo, dia itu klien saya 25 tahun. Saya murni membantu rakyat,” tegasnya.
“kasihan itu sudah lama terbakar, kok tersangkanya baru sekarang sesudah viral,” pungkasnya.
Santri Korban Dugaan Pembakaran Diajak ke Mall
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Santri Korban dugaan pembakaran di Lombok menangis saat berada di mall
Photo :
- Instagram @putrimayarumanti
Sebuah video viral di media sosial yang menampilkan anak korban pembakaran di ponpes Lombok diajak ke Mall.
Halaman Selanjutnya
Melalui akun Instagram @putrimayarumanti, terlihat sejumlah orang menuruni eskalator. Diduga merupakan korban ADR bersama keluarganya yang diajak ke Mall.

1 hour ago
1











