Pengakuan Jujur Pelatih Thailand Usai Takluk dari Vietnam: Kami Sebenarnya Pantas Menang

3 days ago 10

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:30 WIB

VIVA – Thailand berada dalam situasi sulit setelah kalah 0-2 dari Vietnam pada leg pertama final Piala AFF 2026 di Stadion Rajamangala. Namun, pelatih Thailand Anthony Hudson belum menyerah dan justru menjadikan penampilan gemilang kiper Vietnam, Patrik Le Giang, sebagai alasan untuk tetap percaya pada peluang juara.

Dua gol tanpa balas membuat Thailand harus bekerja ekstra keras pada leg kedua yang akan berlangsung di Stadion My Dinh. Mereka setidaknya membutuhkan dua gol untuk memperkecil defisit dan membuka kembali peluang mengangkat trofi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, Hudson melihat kekalahan tersebut tidak sepenuhnya menggambarkan jalannya pertandingan. Thailand memang gagal mencetak gol, tetapi menurut sang pelatih, timnya mampu menciptakan sejumlah peluang yang seharusnya bisa berujung gol.

Masalahnya, peluang-peluang tersebut mentah di tangan Patrik Le Giang.

“Kami pantas mendapatkan lebih dari peluang yang kami ciptakan. Pemain terbaik pertandingan adalah kiper Vietnam,” kata pelatih Thailand, Hudson seperti dikutip vietnam.vn

Pernyataan itu menjadi dasar optimisme Thailand. Bagi Hudson, jika bukan karena penampilan luar biasa Patrik, pertandingan bisa saja berakhir dengan skor berbeda.

Kiper Vietnam tersebut beberapa kali melakukan penyelamatan penting ketika Thailand meningkatkan tekanan. Refleks, posisi, dan ketenangan Patrik membuat lini belakang Vietnam tetap mampu bertahan ketika terus ditekan.

Situasi tersebut sekaligus menunjukkan satu hal yang ingin dimanfaatkan Hudson pada leg kedua. Thailand masih mampu menciptakan masalah bagi pertahanan Vietnam, tetapi mereka harus jauh lebih klinis ketika mendapatkan kesempatan.

Thailand Butuh Gol Cepat

Leg kedua akan menjadi ujian besar bagi Thailand. Bermain di kandang Vietnam, mereka tidak punya banyak ruang untuk menunggu pertandingan berkembang secara perlahan.

Thailand membutuhkan gol secepat mungkin. Hudson menyadari bahwa satu gol dapat mengubah atmosfer pertandingan secara drastis. Jika Thailand mampu mencetak gol lebih dulu, tekanan akan berpindah kepada Vietnam dan pertandingan bisa berjalan dengan skenario yang berbeda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jika kami mencetak gol pertama, permainan akan terbuka dan keadaan bisa kembali normal,” ujar Hudson.

Namun, mencetak gol tentu tidak semudah mengatakannya. Thailand harus menghadapi tim Vietnam yang sepanjang turnamen menunjukkan organisasi pertahanan sangat solid.

Halaman Selanjutnya

Vietnam baru kebobolan satu gol sejak Piala AFF 2026 dimulai. Karena itu, Patrik Le Giang bukan satu-satunya alasan mengapa Thailand kesulitan mencetak gol pada leg pertama.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |