VIVA – Pengamat sepak bola Hadi Gunawan atau Bung Ahay menilai pelatih Timnas Indonesia John Herdman gagal memahami peta sepak bola Asia Tenggara. Menurutnya, hal itu menjadi salah satu penyebab skuad Garuda tersingkir di fase grup Piala AFF 2026.
Bung Ahay menegaskan tanggung jawab atas kegagalan Timnas Indonesia memang berada di tangan PSSI sebagai organisasi. Namun, untuk urusan teknis di lapangan, ia menilai John Herdman menjadi sosok yang paling bertanggung jawab.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Kalau masalah organisasi, ya jelas pasti PSSI yang harus bertanggung jawab. Semua keberhasilan, tanggung jawab, kegagalan itu pasti PSSI yang harus tanggung jawab. Tapi kalau kita bicara tim, tanggung jawab itu harus dipikul sama sekali oleh John Herdman sebagai seorang pelatih," kata Bung Ahay di YouTube Bangku Cadangan Podcast, dikutip Kamis 13 Agustus 2026.
Pengamat Sepakbola, Hadi Gunawan atau Bung Ahay
Photo :
- YouTube/Bangku Cadangan Podcast
Menurutnya, Indonesia sebenarnya memiliki materi pemain yang cukup baik untuk bersaing memperebutkan gelar juara. Karena itu, kegagalan melaju ke semifinal tidak lepas dari keputusan dan strategi yang diterapkan pelatih.
"Menurut gue, tim ini benar-benar momennya sangat bagus dan materi pemain-pemain sangat bagus untuk bisa mendukung menjadi juara, tapi akhirnya gagal," ujarnya.
Bung Ahay menilai persoalan utama bukan terletak pada kualitas pemain, melainkan ketidakmampuan Herdman membaca karakter permainan lawan di kawasan Asia Tenggara.
"Kalau gue melihatnya adalah John Herdman tuh tidak memahami peta sepak bola di Asia, khususnya Asia Tenggara," ucapnya.
Ia mencontohkan pola permainan Kamboja dan Timor Leste yang dinilai sudah memberikan gambaran mengenai tantangan yang akan dihadapi Indonesia saat bertemu Vietnam. Namun, menurut Bung Ahay, pelatih asal Inggris itu gagal mengambil pelajaran dari dua pertandingan tersebut.
Saat menghadapi Timor Leste, kata dia, lini pertahanan Indonesia beberapa kali kesulitan mengantisipasi serangan balik lawan yang mengandalkan kecepatan. Kondisi itu, menurutnya, seharusnya menjadi peringatan sebelum menghadapi Vietnam.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Mitchell Baker
Photo :
- VDN/Julio Tri Saputra
"Saat melawan Timor Leste itu sudah diberi peringatan bahwa menghadapi pemain-pemain yang memiliki kecepatan sangat berbahaya buat kita jika terus memainkan pemain-pemain belakang yang tidak memiliki kecepatan," katanya.
Halaman Selanjutnya
Namun, Bung Ahay menilai Herdman tidak melakukan penyesuaian taktik saat menghadapi Vietnam. Akibatnya, Timnas Indonesia kalah telak 0-3 di Stadion Pakansari.

1 week ago
9
















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310865/original/081850900_1785378315-cropped-2d7f636b-2380-40cc-a881-ea61c56069f5.jpg)

