Persib Dibantai Ratchaburi, Bobotoh Salahkan Bojan Hodak: Blunder Parah!

3 weeks ago 8

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:30 WIB

VIVA – Kekalahan telak Persib Bandung dari Ratchaburi FC pada leg pertama babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026, memicu gelombang kritik dari Bobotoh.

Laga yang berlangsung di Stadion Ratchaburi, Na Muang, Thailand,  Rabu, 11 Februari 2026 itu dimenangkan Ratchaburi dengan skor telak 3-0.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bobotoh menilai hasil buruk tersebut bukan semata karena performa pemain, melainkan dipengaruhi kesalahan strategi pelatih Bojan Hodak.

Sejak awal pertandingan, Persib dinilai kesulitan mengimbangi permainan tuan rumah. Gol cepat Ratchaburi membuat ritme permainan Maung Bandung goyah dan berdampak pada mental bertanding tim di fase gugur kompetisi Asia tersebut.

Namun, sorotan utama suporter bukan hanya pada gol pembuka. Banyak Bobotoh menilai komposisi lini tengah Persib timpang, terutama karena tidak adanya gelandang bertahan murni (defensive midfielder/DMF) yang berfungsi sebagai pelindung lini belakang.

“Saat Dewa diganti keliatan masalahnya bukan di Dewa tapi cover dari Dewa nya yang gak ada, murni tadi gak ada DMF,” tulis salah seorang warganet di X.

Komentar serupa juga disampaikan suporter lain yang menilai permasalahan terletak pada sistem permainan, bukan individu pemain.

“Dewa itu tidak salah, karena mengikuti arahan pelatih, yang lebih parah lagi pelatih kenapa Dewa itu selalu dipermainkan,” tulis pengguna X lainnya.

Ketiadaan jangkar lini tengah membuat transisi bertahan Persib berjalan lambat. Ratchaburi dinilai leluasa menguasai bola kedua serta melancarkan serangan balik cepat.

Dua gol tambahan yang bersarang ke gawang Persib disebut lahir dari pola yang sama, yakni kalah duel di lini tengah, renggangnya jarak antar lini, serta koordinasi bertahan yang terlambat.

Selain sektor tengah, keputusan susunan pemain awal juga menuai kritik. Sejumlah Bobotoh mempertanyakan pilihan Bojan Hodak yang dinilai tidak menurunkan komposisi terbaik sejak menit pertama.

Pusing sama taktik Bojan, Barros dipertahanin terus, Berg diganti, Kurzawa bukannya starting malah Dewangga,” kata warganet lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Blunder parah menurut gue, Bojan terlalu menyelepekan musuh, Kurzawa padahal bisa dipasang di awal,” sambung yang lain.

Masalah lain yang disorot adalah tumpulnya lini depan. Meski sempat menciptakan peluang, penyelesaian akhir Persib dinilai tidak maksimal. Absennya sejumlah pemain depan inti disebut berdampak besar terhadap daya gedor tim.

Halaman Selanjutnya

“Sorry untuk kali ini Bojan emang harus dikritik… pemain penting di lini depan kaya DDS, Ciro, Tyronne terasa,” kata warga X.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |