Persija vs Persib, PSSI Keluarkan Imbauan untuk Bobotoh

3 days ago 2

Kamis, 10 September 2026 - 15:50 WIB

VIVA – PSSI mengimbau suporter Persib Bandung tidak memaksakan diri datang ke Jakarta untuk menyaksikan langsung duel kontra Persija Jakarta pada pekan kedua Super League 2026/2027.

Persija akan menjamu Persib di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu 12 September 2026. Laga ini menjadi perhatian besar karena mempertemukan dua klub dengan rivalitas panjang di sepak bola Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, mengatakan pihaknya berharap pertandingan tersebut dapat berlangsung aman dan tertib. Ia juga mengapresiasi proses penyelenggaraan laga yang telah mendapatkan izin dari pihak keamanan.

Yunus mengungkapkan PSSI sebelumnya memiliki harapan agar pertandingan Persija melawan Persib bisa menjadi awal untuk kembali menghadirkan suporter tim tamu di stadion.

Bahkan, PSSI sempat membayangkan adanya perwakilan kecil dari suporter Persib yang datang ke SUGBK sebagai simbol persaudaraan.

"Kami awalnya berharap pertandingan ini dapat dihadiri perwakilan suporter Persib Bandung, meski hanya lima atau sepuluh orang. Ini demi kampanye persaudaraan, persahabatan, dan menyampaikan bahwa rivalitas itu hanya pada dua klub yang bertanding," kata Yunus Nusi.

Namun, rencana tersebut akhirnya diserahkan kepada pihak keamanan, Persija, dan The Jakmania. PSSI memahami situasi pertandingan yang mempertemukan dua klub dengan rivalitas tinggi tersebut.

"Tetapi PSSI menyerahkan sepenuhnya kepada pihak keamanan, Persija dan The Jakmania bila hal ini belum memungkinkan," ujarnya.

Yunus berharap ke depan situasi sepak bola Indonesia bisa semakin kondusif sehingga suporter dapat kembali mendampingi timnya ketika bertandang ke markas lawan.

"Ke depan PSSI akan pelan-pelan hal ini bisa terjadi yakni suporter Persib bisa ke laga home Persija atau sebaliknya, begitu juga seperti suporter Arema FC dengan Persebaya," tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Yunus, hal tersebut bukan sesuatu yang mustahil jika seluruh pihak memiliki komunikasi dan niat yang sama. Ia menegaskan sepak bola seharusnya menjadi sarana untuk mempererat persatuan, bukan memicu perpecahan.

"Insyaallah, dengan komunikasi dan niat baik dari semua pihak, hal itu sangat mungkin terwujud. Karena sejatinya, sepakbola adalah pemersatu bangsa, bukan sesuatu yang memisahkan kita," katanya.

Halaman Selanjutnya

Yunus juga mengingatkan seluruh suporter untuk tidak mudah terprovokasi selama pertandingan Persija vs Persib. Ia meminta pendukung kedua klub mematuhi aturan dan menghormati aparat keamanan yang bertugas.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |