Pesulap Merah Ungkap Detail Riwayat Penyakit Istri Pertama, Bantah Sakit karena Dipoligami

3 weeks ago 7

Jumat, 13 Februari 2026 - 14:00 WIB

Jakarta, VIVA – Pesulap Merah memaparkan secara rinci riwayat penyakit yang diderita mendiang istri pertamanya, Tika Mega Lestari. Penjelasan ini disampaikan untuk meluruskan berbagai opini yang berkembang di media sosial, termasuk tudingan yang mengaitkan kondisi kesehatan sang istri dengan poligami. 

Dalam pernyataannya, Pesulap Merah menegaskan bahwa penyakit yang dialami istrinya bukanlah kondisi yang muncul secara tiba-tiba. Ia menyebut bahwa gangguan kesehatan tersebut sudah ada sejak lama, bahkan sejak usia muda. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pesulap Merah atau Marcel Radhival

Photo :

  • instagram @marcelradhival1

“Istri pertama saya ANEMIA APLASTIK (*kelainan sumsum tulang yang menyebabkan susum tulangnya tidak bisa memproduksi sel darah), dan gejalanya udah ada sejak kecil dari mulai menstruasi tidak teratur, pendarahan, dll...” ungkapnya yang dikutip dari Instagram @marcelradhival1 pada Jumat, 13 Februari 2026. 

Menurut penjelasannya, gejala awal seperti menstruasi tidak teratur dan pendarahan sudah dialami sejak lama. Namun, kondisi tersebut baru diketahui secara lebih serius pada 2022. Saat itu, sang istri sempat ikut bekerja bersamanya selama satu minggu penuh hingga mengalami kelelahan berat. Dari situ, pemeriksaan lebih lanjut dilakukan dan diagnosis Anemia Aplastik pun terkonfirmasi.

Pesulap Merah menjelaskan bahwa sejak diagnosis tersebut, istrinya harus bolak-balik menjalani perawatan di rumah sakit. Pendarahan yang semakin parah dan kondisi fisik yang terus menurun membuat perawatan intensif menjadi bagian dari keseharian mereka.

“Gejala parahnya baru ditahun 2022 itupun karena Rohimahalloh ikut saya kerja selama seminggu full lalu kecapean dan berujung ketauan ternyata Anemia Aplastik. Dari mulai situ bulak balik rumah sakit karena pendarahan, mens tidak teratur semakin parah, dll…,” jelasnya.

Perjalanan penyakit tersebut tidak berhenti di situ. Pada awal Januari 2025, muncul sariawan di bagian pipi yang tak kunjung sembuh meski sudah diperiksakan ke sejumlah dokter spesialis bedah mulut. Berbagai pengobatan telah dicoba, namun kondisinya tidak membaik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pesulap Merah menyebut bahwa pada Oktober 2025 akhirnya diketahui bahwa sariawan tersebut merupakan sel kanker. Diagnosis ini menjadi babak baru dalam perjuangan kesehatan mendiang istrinya.

“...sampai akhirnya di 2025 muncul sariawan dipipinya dari awal januari 2025, akhirnya saya bawa ke berbagai dokter ahli bedah mulut serta diberikan obat namun tidak kunjung sembuh, dan ternyata baru ketauan itu adalah sel kanker dibulan oktober 2025,” paparnya.

Halaman Selanjutnya

Setelah pulang dari umroh, proses menuju operasi besar pun dimulai pada November. Serangkaian tindakan operasi dilakukan sepanjang Desember, mulai dari operasi pertama di minggu awal, operasi kedua di minggu ketiga, hingga operasi ketiga di akhir bulan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |