Jakarta, VIVA – Polisi memberikan perkembangan terbaru terkait ditemukan seorang pria bernama Fajar Sahrudin tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Minggu 6 September 2026.
Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan, bahwa Polisi menemukan cairan yang dicurigai sebagai penyebab kematiannya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Barang bukti berupa cairan yang dicurigai menyebabkan kematian," katanya kepada wartawan, Minggu 13 September 2026.
Saat ini cairan yang berada di dalam botol itu akan didalami lebih lanjut oleh di laboratorium forensik untuk memastikan kandungannya.
"Sedang diperiksa di laboratorium forensik. (Cairan dalam bentuk) botol," jelasnya.
Diketahui, Fajar ditemukan dalam kondisi terbaring pada Minggu dini hari, 6 September 2026. Polisi kemudian melakukan pemeriksaan di lokasi bersama Tim Identifikasi dan Dokkes.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis awal terhadap bagian luar tubuh korban, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan ataupun penganiayaan.
"Petugas telah melakukan pengecekan dan olah TKP bersama Tim Identifikasi serta Dokkes. Dari hasil pemeriksaan awal pada bagian luar tubuh FS, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan,” ujar Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo dalam rilis yang diterima tvOnenews.com pada Selasa 8 September 2026.
Sementara itu, pihak pengelola GBK turut memberikan penjelasan terkait penemuan jasad tersebut. Kepala Divisi (Kadiv) Humas Hukum Administrasi GBK, Asep Triyadi, membenarkan bahwa manajemen telah menerima informasi mengenai adanya jenazah seorang pria yang ditemukan di sekitar area Plaza Utara Pintu 10 GBK.
Namun, Asep menegaskan bahwa pihak pengelola masih menunggu hasil pemeriksaan dan penyelidikan resmi dari kepolisian serta tim medis forensik. Pengelola GBK juga terus berkoordinasi dengan aparat untuk memastikan informasi mengenai kejadian tersebut.
"Pihak GBK belum mendapat konfirmasi secara valid dari teman-teman di lapangan. Kita menghormai penyelidikan yang dilakukan dari pihak kepolisian," ujar Asep Triyadi saat ditemui tim tvOnenews.com di Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu 9 September 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Kami juga secara intensif melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian untuk memastikan semuanya," sambungnya.
Tak hanya berkoordinasi dengan polisi, pengelola GBK juga melakukan penelusuran internal untuk membantu mengungkap fakta terkait peristiwa tersebut.
Halaman Selanjutnya
tvOnenews/Aldi Herlanda

15 hours ago
5













