Jakarta, VIVA – Presiden Prabowo Subianto direncanakan turun langsung ke lokasi terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pemerintah kini tengah mempersiapkan kunjungan tersebut.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan Presiden Prabowo dijadwalkan mengunjungi NTT dalam waktu dekat. Namun, pemerintah belum menetapkan waktu pasti kunjungan tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Sedang dipersiapkan dalam waktu dekat, Insyaallah ke sana," kata Prasetyo di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Minggu, 23 Agustus 2026.
Prasetyo belum merinci kapan tepatnya Prabowo akan bertolak ke NTT untuk melihat langsung kondisi masyarakat yang terdampak gempa.
"Nanti dikabari," ucapnya.
Rencana kunjungan Prabowo dilakukan di tengah penanganan dampak gempa yang masih berlangsung di sejumlah wilayah NTT. Gempa bermagnitudo 7,7 mengguncang wilayah tersebut pada Sabtu, 15 Agustus 2026 dini hari.
Saat gempa terjadi, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami. Peringatan tersebut kemudian berakhir pada pukul 07.30 WIB.
Sebelumnya, Prabowo menegaskan pemerintah bergerak memberikan penanganan terbaik bagi masyarakat NTT yang terdampak gempa. Jajaran terkait telah diperintahkan untuk menangani kondisi di lapangan.
"Kami ingin memastikan saudara-saudara kita di sana mendapatkan penanganan darurat yang cepat dan maksimal," kata Prabowo melalui akun Instagram pribadinya @prabowo yang dipantau di Jakarta, Minggu, 16 Agustus 2026.
Prabowo juga menginstruksikan agar penanganan pascagempa dilakukan secara lintas sektor. Jajaran terkait diminta memastikan bantuan diberikan secara cepat dan tepat sasaran serta melihat langsung kondisi di lokasi bencana.
Presiden turut menyampaikan simpati dan doa kepada masyarakat yang terdampak. Dia menegaskan keselamatan warga serta pemenuhan kebutuhan dasar menjadi prioritas pemerintah dalam situasi darurat.
"Keselamatan dan kebutuhan dasar warga adalah hal yang paling utama saat ini," ujarnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sebelumnya diberitakan, korban jiwa akibat gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) terus bertambah. Data terbaru Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sudah 91 orang meninggal dunia.
Jumlah tersebut meningkat empat orang dibandingkan laporan sehari sebelumnya. Hal itu disampaikan Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, dalam konferensi pers pada Minggu, 23 Agustus 2026.
Halaman Selanjutnya
"Sebanyak 91 jiwa atau bertambah 4 jiwa dari hari sebelumnya," ujarnya, Minggu, 23 Agustus 2026. (Ant)

3 days ago
13
















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310865/original/081850900_1785378315-cropped-2d7f636b-2380-40cc-a881-ea61c56069f5.jpg)

