VIVA – Presiden, Prabowo Subianto berbicara terkait aturan kewarganegaraan ganda pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2026 pada Jumat 14 Agustus 2026.
Prabowo secara khusus menyebut diaspora dari kalangan atlet hingga pemain sepak bola profesional kelas dunia sebagai salah satu kelompok yang dapat menjadi sasaran kebijakan tersebut. Menurutnya, Indonesia memiliki jutaan diaspora dengan berbagai keahlian yang bisa memberikan kontribusi bagi Tanah Air.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Untuk kami izinkan dwikewarganegaraan ganda bagi talenta-talenta tertentu yang dibutuhkan oleh bangsa. Indonesia memiliki jutaan diaspora, di antara mereka terdapat ilmuwan yang hebat-hebat," ujar Prabowo.
Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Rakabuming Raka
Photo :
- Biro Pers Sekretariat Presiden
"Dokter, insinyur, ahli kecerdasan buatan, peneliti, pengusaha, seniman, atlet, terutama pemain bola profesional kelas dunia," tambahnya.
Jika usulan tersebut nantinya terealisasi, kebijakan itu berpotensi memberikan opsi baru bagi sejumlah pesepak bola berdarah Indonesia yang masih memegang kewarganegaraan asing.
Sejumlah pemain keturunan Indonesia yang kini berkarier di Eropa pun kembali menarik perhatian.
Salah satunya adalah Million Manhoef, winger kelahiran Belanda yang memiliki darah Indonesia dari garis keluarganya. Putra Melvin Manhoef tersebut saat ini bermain untuk Stoke City di kompetisi Inggris.
Pemain berusia 24 tahun itu terutama bermain sebagai winger kanan, tetapi juga dapat ditempatkan di sisi kiri maupun sejumlah posisi di lini serang. Pada musim 2025/2026, Manhoef mencatat 48 penampilan dengan torehan tujuh gol dan empat assist.
Manhoef juga memiliki pengalaman memperkuat tim muda Belanda. Dalam data profilnya, ia tercatat memiliki kewarganegaraan Belanda, Suriname, serta Indonesia.
Nama lain yang menarik perhatian adalah Laurin Ulrich. Pemain kelahiran Heidenheim, Jerman, 31 Januari 2005 tersebut memiliki garis keturunan Indonesia dari sang kakek yang disebut berasal dari Surabaya, Jawa Timur.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ulrich sebelumnya juga dikaitkan dengan radar naturalisasi Timnas Indonesia. Pada musim 2025/2026, gelandang berusia 21 tahun itu bermain untuk FC Magdeburg dengan status pinjaman dari VfB Stuttgart. Ia mencatat 33 penampilan di semua kompetisi dengan tiga gol dan tiga assist.
Pengalaman bermain di kompetisi kasta kedua Jerman membuat Ulrich menjadi salah satu pemain keturunan yang menarik untuk diperhatikan. Usianya yang masih muda juga membuatnya memiliki ruang untuk terus berkembang.
Halaman Selanjutnya
Sementara itu, nama paling berpengalaman dalam daftar tersebut adalah Pascal Struijk. Bek tengah kelahiran Deurne, Belgia, itu memiliki garis keturunan Indonesia melalui kakek dan neneknya.

6 hours ago
3
















