Prudential Syariah Bayarkan Klaim hingga Rp 1,1 Triliun ke 35 Ribu Lebih Penerima Manfaat

2 days ago 5

Jumat, 11 September 2026 - 16:18 WIB

Jakarta, VIVA – PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) melaporkan bahwa hingga kuartal II-2026, total jumlah klaim dan manfaat yang dibayarkan mencapai Rp 1,1 triliun kepada lebih dari 35 ribu penerima manfaat.

Chief Customer & Marketing Officer Prudential Syariah, Vivin Arbianti Gautama mengatakan, komitmen pembayaran klaim dan manfaat itu merupakan wujud pemenuhan janji untuk hadir ketika dibutuhkan, sebagaimana yang diusung melalui kampanye 'Janji, Jadi Nyata'.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bagi Prudential Syariah, menepati janji berarti hadir ketika dibutuhkan, dan kehadiran itu terlihat nyata dari klaim dan manfaat yang telah disalurkan," kata Vivin dalam keterangannya, Jumat, 11 September 2026.

Karenanya, melalui perayaan Hari Pelanggan Nasional 2026, Vivin menegaskan bahwa hal itu menjadi momen istimewa bagi pihaknya untuk kembali mendengar langsung suara dari para peserta asuransinya.

"Sesuai kampanye 'Janji, Jadi Nyata' yang baru kami luncurkan, kami ingin menunjukkan bahwa di balik setiap keputusan untuk memiliki perlindungan, ada amanah untuk menjaga keluarga dalam menghadapi risiko kehidupan," ujarnya.

Dalam peringatan Hari Pelanggan Nasional tahun ini, Prudential Syariah juga menyapa langsung para nasabah di area walk-in customer service PRUCenter yang berlokasi di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan. Kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian kunjungan manajemen ke berbagai kota, mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, hingga Medan, untuk mendengar langsung cerita dan masukan Peserta demi peningkatan kualitas produk serta layanan.

Salah satu cerita peserta yang merasakan langsung manfaat dari Prudential Syariah yakni Cut Feyrina, yang menjadi peserta sejak 2016 dan memutuskan memiliki perlindungan asuransi setelah suaminya sakit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Waktu suami sakit, semua biaya kami tanggung dari kantong sendiri karena belum punya perlindungan. Sekarang sudah sepuluh tahun ikut Prudential Syariah, dan saya merasa lebih tenang. Pesan saya, jangan menunggu sampai ada yang sakit dulu baru memiliki perlindungan," kata Cut Feyrina.

Cerita serupa datang dari Elia yang menjadi peserta sejak 2012, dan telah mengajukan klaim setelah didiagnosis kanker. Dia mengaku harus dua kali menjalani operasi, dan merasa harus kuat karena masih memiliki anak yang perlu dirawat.

Halaman Selanjutnya

"Punya perlindungan itu seperti punya payung sebelum hujan, dan saya baru benar-benar mengerti maknanya setelah saya sendiri yang diuji. Asuransi tetap penting meski kita sedang sehat, justru karena kita sedang sehat itulah waktu terbaik untuk memilikinya," ujarnya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |