PTPN I dan Geo Dipa Kaji Pemanfaatan Panas Bumi untuk Pengeringan Teh

6 days ago 1

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Jakarta, VIVA – PT Perkebunan Nusantara atau PTPN I (Persero) dan PT Geo Dipa Energi (Persero), menjajaki pemanfaatan langsung (direct use) panas bumi sebagai sumber energi untuk proses pengeringan teh.

Direktur Utama PTPN I, Abdul Rivai Ras mengatakan, inisiatif ini menjadi langkah strategis untuk mendorong efisiensi energi, mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan bahan bakar kayu, serta memperkuat praktik perkebunan yang berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, pemanfaatan panas bumi merupakan bagian dari transformasi perusahaan, dalam merespons tuntutan industri yang semakin efisien dan berkelanjutan.

“Pengeringan teh dengan memanfaatkan panas bumi merupakan inovasi sekaligus model baru dalam mengadaptasi perubahan lingkungan. Energi terbarukan seperti panas bumi semakin relevan untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil maupun bahan bakar kayu,” kata Rivai dalam keterangannya, Kamis, 20 Agustus 2026.

Ilustrasi Panas Bumi (Geothermal)

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman pada acara Indonesia International Geothermal Convention & Exibition (IIGCE) 2026, di JICC, Senayan, Jakarta, Kamis, 20 Agustus 2026.

Melalui kerja sama ini, kedua perusahaan akan melakukan kajian dan pengujian teknologi di kawasan Patuha, melalui sinergi Geo Dipa Energi dan PTPN I Regional 2.

Kajian akan mencakup aspek teknis, teknologi, keekonomian, risiko, serta model kerja sama sebagai dasar menentukan kelayakan pengembangan direct use panas bumi untuk pengolahan teh.

Menurut Rivai, transformasi perkebunan tidak hanya diarahkan pada peningkatan produktivitas, tapi juga mencakup perubahan dalam pengelolaan energi, proses produksi, dan optimalisasi aset untuk menciptakan nilai tambah yang lebih besar.

“Yang kita bangun hari ini bukan sekadar kerja sama bisnis, tetapi bagaimana menghadirkan kemanfaatan yang lebih besar. PTPN I harus terus bertransformasi dan merespons kebutuhan masyarakat serta lingkungan, termasuk tuntutan global terhadap praktik usaha yang semakin bertanggung jawab,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara bagi Geo Dipa Energi, kerja sama ini memperluas pemanfaatan panas bumi tidak hanya untuk pembangkitan listrik, tetapi juga untuk kegiatan produktif melalui skema direct use.

Sinergi tersebut mempertemukan kompetensi sektor energi dan perkebunan untuk mengembangkan model pemanfaatan panas bumi yang memiliki nilai ekonomi lebih luas.

Halaman Selanjutnya

Diketahui, kerja sama di Patuha menjadi tahap awal untuk menguji penerapan teknologi secara terukur. Hasil kajian akan menjadi dasar bagi kedua perusahaan dalam menentukan langkah pengembangan selanjutnya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |