Jakarta, VIVA – Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan tak ingin lagi menjadi menteri usai dicopot Presiden Prabowo Subianto dari jabatan Menteri Keuangan (Menkeu) RI.
"Enggak lah. Baru dipecat. Masa jadi menteri lagi," ujar Purbaya kepada wartawan usai kegiatan Serah Terima Jabatan Menkeu, di Kantor Kementerian Keuangan, dikutip Rabu, 16 September 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Purbaya akan menolak jika dirinya mendapatkan tawaran lagi untuk mengisi jabatan di kementerian/lembaga lain. Ia menegaskan sudah tidak berminat sama sekali untuk menjadi pejabat negara.
"Nggak (minat) jadi pejabat negara lagi, sama sekali," kata Purbaya.
Termasuk peluang menjadi pimpinan lembaga baru yang akan dibentuk pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yakni Gubernur Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII).
"Enggak. Kalau udah pensiun ya sudah," jelas Purbaya.
Setelah dicopot dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan, Purbaya sempat mengungkapkan kegiatan yang ingin dilakukannya di waktu senggang, yakni memancing.
"Abis ini mau mancing ikan di belakang rumah. Mancing (ikan) mujaer, nila," kata dia.
Purbaya juga melontarkan guyonan mengenai rencananya menikmati waktu senggang dengan memancing sekaligus memikirkan alasan dirinya dicopot dari jabatan Menteri Keuangan.
"Gue punya kolam di belakang. Jadi bisa mancing di belakang rumah sambil ngelamun, kenapa dipecat?" katanya.
Di sisi lain, Purbaya menilai kinerjanya selama sekitar satu tahun memimpin Kementerian Keuangan cukup baik, salah satunya terlihat pada kinerja pertumbuhan ekonomi nasional.
“Paling enggak kan lumayan. Kita sudah menaikkan pertumbuhan ekonomi dari berapa sih, 5 persen, di bawah 5 persen, sudah ke atas 5 persen,” kata Purbaya.
Purbaya ditetapkan sebagai Menkeu per tanggal 8 September 2025, berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 86/P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode 2024-2029.
Pada masa ia menjabat, pertumbuhan ekonomi nasional mencetak pertumbuhan sebesar 5,39 persen (year-on-year/yoy) pada kuartal IV-2025.
Kemudian, ekonomi tercatat tumbuh 5,61 persen (yoy) pada kuartal I dan 5,29 persen (yoy) pada kuartal II-2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam kesempatan yang sama, Purbaya menyampaikan tidak memiliki pesan khusus kepada Menkeu baru Suahasil Nazara.
Menurut Purbaya, Suahasil telah memiliki kapasitas untuk menjalankan tugas sebagai Menkeu.
Halaman Selanjutnya
“Enggak ada pesan, dia kan sudah jago, jalankan aja sesuai keahlian dia,” ujarnya.

6 hours ago
3












