Putin dan PM Ethiopia Bertemu di Tengah KTT BRICS, Ada Agenda Besar Rusia-Afrika

1 day ago 2

Minggu, 13 September 2026 - 08:48 WIB

VIVA – Presiden Rusia Vladimir Putin memanfaatkan momentum KTT BRICS di India untuk memperkuat hubungan bilateral dengan Ethiopia. Putin menggelar pertemuan dengan Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed di New Delhi pada Sabtu, 13 September 2026.

Pertemuan tersebut berlangsung setelah sesi pertemuan para kepala negara anggota BRICS. Putin diketahui tiba di New Delhi sejak Jumat untuk menjalani kunjungan kerja selama tiga hari sekaligus menghadiri rangkaian agenda KTT BRICS yang digelar pada 12-13 September.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pertemuan dengan Abiy Ahmed, Putin menyoroti hubungan yang telah lama terjalin antara Rusia dan Ethiopia. Menurutnya, kedua negara terus mengembangkan kerja sama dengan mengedepankan prinsip kesetaraan dan saling menguntungkan.

"Ethiopia merupakan mitra lama dan terpercaya Rusia di Benua Afrika. Saya senang mencatat bahwa hubungan Rusia-Ethiopia terus berkembang berdasarkan prinsip kesetaraan dan saling menguntungkan," kata Putin.

Putin juga mengapresiasi kontribusi Ethiopia dalam kerja sama di dalam BRICS. Ia menilai Addis Ababa telah memberikan kontribusi konstruktif terhadap berbagai agenda kelompok tersebut.

Selain membahas hubungan bilateral, Putin turut menyampaikan ucapan selamat kepada Abiy Ahmed atas perayaan Tahun Baru Ethiopia yang dimulai sehari sebelum pertemuan tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Putin mengundang Abiy Ahmed untuk menghadiri KTT Rusia-Afrika yang dijadwalkan berlangsung di Moskow pada 28-29 Oktober mendatang.

Sementara itu, Abiy Ahmed menyoroti perkembangan positif hubungan Rusia dan Ethiopia, terutama dalam sektor perdagangan dan investasi.

Perdana Menteri Ethiopia tersebut juga menyampaikan apresiasi kepada Rusia atas pemberian beasiswa bagi mahasiswa Ethiopia yang melanjutkan pendidikan di Negeri Beruang Merah.

Hubungan Rusia dan Ethiopia sendiri telah berlangsung cukup lama dan mencakup berbagai bidang, termasuk kerja sama politik. Penasihat Presiden Rusia Yuri Ushakov sebelumnya menyebut kedua negara secara aktif mempertahankan kontak politik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ushakov juga telah mengungkap rencana pertemuan Putin dan Ahmed sebelum agenda tersebut berlangsung. Ia menyebut pertemuan kedua pemimpin akan menjadi pembahasan yang penting bagi kedua negara.

Selain agenda bilateral, Putin dan Ahmed diperkirakan membicarakan sejumlah persoalan internasional yang tengah menjadi perhatian. Salah satunya perkembangan situasi di Timur Tengah serta isu yang berkaitan dengan Iran.

Halaman Selanjutnya

Pertemuan Putin dan Abiy Ahmed ini berlangsung di tengah agenda KTT BRICS yang mempertemukan para pemimpin negara anggota dan mitra BRICS di India. (ANT)

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |