Jakarta, VIVA – Keputusan Chiki Fawzi untuk kembali mencoba menembus blokade menuju Gaza demi misi kemanusiaan internasional menuai beragam respons, termasuk dari sang ayah, Ikang Fawzi. Musisi senior tersebut sempat merasa sangat terkejut saat mengetahui niat putrinya yang ingin berlayar menuju wilayah konflik di Palestina.
Chiki mengungkapkan bahwa reaksi pertama sang ayah cukup emosional. Sebagai orang tua, Ikang Fawzi tentu merasa khawatir dengan keselamatan putrinya yang hendak berangkat ke wilayah yang dikenal memiliki risiko keamanan tinggi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Kaget banget, ya kaget lah, ngomong macem-macem antara bapak dan anak," kata Chiki Fawzi, saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu 4 Maret 2026.
Menurut Chiki, proses untuk mendapatkan restu dari sang ayah tidaklah instan. Ia harus menjelaskan secara perlahan mengenai tujuan dan alasan di balik keinginannya ikut dalam misi kemanusiaan tersebut. Diskusi panjang pun menjadi bagian penting dalam perjalanan meyakinkan Ikang Fawzi.
"Iya, effort sih memang pelan-pelan, dan tapi Ayah tahu banget ini perjuangan di sini," paparnya.
Melalui percakapan dari hati ke hati, akhirnya Ikang Fawzi memahami tekad putrinya. Meski tetap dihantui rasa khawatir sebagai orang tua, ia akhirnya memberikan restu kepada Chiki untuk melanjutkan misinya ke Gaza. Restu tersebut disertai doa serta pesan khusus agar sang putri selalu menjaga diri selama menjalankan tugas kemanusiaan.
"Ya khawatir pasti ada, orang tua lah, manusiawi. Pesan Ayah, 'jaga diri, jaga iman'," pungkasnya.
Sebelumnya, Chiki Fawzi sempat mencoba berlayar menuju Gaza melalui jalur laut bersama sejumlah relawan internasional dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla. Namun upaya tersebut gagal setelah rombongan yang ditumpanginya tertahan sebelum berhasil memasuki wilayah Gaza.
Meski demikian, kegagalan tersebut tidak membuatnya menyerah. Chiki justru semakin mantap untuk kembali mencoba berangkat dan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ia menegaskan bahwa tujuan keberangkatannya bukan sekadar simbolis, melainkan untuk benar-benar hadir dan mendampingi masyarakat di wilayah tersebut.
"Ingin membersamai masyarakat dan membuat pertahanan manusia di sana," kata Chiki Fawzi.
Halaman Selanjutnya
Rencananya, Chiki akan kembali mencoba berlayar pada April 2026. Jika perjalanan berjalan lancar, ia diperkirakan akan berada di wilayah tersebut selama sekitar dua bulan. Namun durasi tersebut masih bisa berubah mengingat situasi di lapangan yang sangat dinamis.

4 days ago
7










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)

