Rumah Makin Pintar di 2026, Teknologi Baru Mulai Mengambil Alih Pekerjaan Rumah yang Selama Ini Dilakukan Manual

2 weeks ago 19

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:02 WIB

VIVA – Rumah pintar memasuki babak baru pada 2026. Jika sebelumnya teknologi smart home lebih banyak digunakan untuk menyalakan lampu, mengatur suhu ruangan, atau mengontrol perangkat melalui smartphone, kini perannya mulai berkembang. Kecerdasan buatan (AI) dan robotika mulai dirancang untuk membantu mengambil alih sejumlah pekerjaan rumah yang selama ini dilakukan secara manual.

Perubahan ini terlihat dari langkah sejumlah perusahaan teknologi besar yang mulai mengembangkan perangkat rumah tangga dengan kemampuan memahami kondisi lingkungan, mengenali kebiasaan pengguna, hingga menjalankan tugas secara otomatis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Samsung menjadi salah satu perusahaan yang agresif membawa AI ke perangkat rumah tangga. Dalam ajang CES 2026, Samsung memperkenalkan konsep AI-Connected Living, dengan sejumlah perangkat Bespoke AI yang dirancang agar dapat beradaptasi dengan gaya hidup penggunanya. Produk yang ditampilkan mencakup AirDresser, Laundry Combo, AC WindFree, hingga robot vacuum Bespoke AI Jet Bot Steam Ultra.

Perubahan tersebut membuat perangkat rumah tangga tidak lagi sekadar menjalankan perintah. Samsung menggambarkan perangkat Bespoke AI sebagai Home Companion, yakni perangkat yang dapat terhubung melalui ekosistem SmartThings dan membantu pengguna dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Beberapa perangkat juga dilengkapi kamera, layar, serta kemampuan pengenalan suara untuk memahami kondisi dan kebutuhan pengguna.

Robot Vacuum Mulai Mengurangi Pekerjaan Bersih-Bersih

Salah satu pekerjaan rumah yang paling cepat mengalami otomatisasi adalah membersihkan lantai. Robot vacuum generasi baru tidak hanya dirancang untuk menyedot debu. Perangkat seperti Bespoke AI Jet Bot Steam Ultra dikembangkan dengan kemampuan pembersihan yang lebih praktis dan terintegrasi dengan ekosistem perangkat pintar Samsung.

Dengan perkembangan tersebut, aktivitas seperti menyapu, menyedot debu, dan mengepel perlahan dapat dikurangi melalui bantuan robot. Pengguna tetap perlu melakukan pengawasan dan perawatan perangkat, tetapi sebagian pekerjaan rutin dapat diserahkan kepada mesin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mesin Cuci dan Peralatan Rumah Ikut Mengandalkan AI

AI juga mulai masuk ke pekerjaan mencuci pakaian. Samsung memperkenalkan Bespoke AI Laundry Combo yang menjadi bagian dari lini perangkat rumah tangga berbasis AI. Teknologi tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman perawatan pakaian yang lebih cerdas dan menyesuaikan penggunaan dengan kebutuhan konsumen.

Halaman Selanjutnya

Konsep serupa juga mulai diterapkan pada perangkat rumah tangga lain. Ketika berbagai perangkat terhubung dalam satu ekosistem, pekerjaan rumah dapat dikoordinasikan secara lebih otomatis tanpa pengguna harus mengoperasikan setiap perangkat satu per satu.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |