Rupiah Menguat ke Rp 17.848, Pasar Soroti Tinjauan MSCI dan Pencalonan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI

2 weeks ago 23

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:10 WIB

Jakarta, VIVA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi masih akan bergerak melemah pada perdagangan hari ini.

Berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau Jisdor BI, kurs rupiah terhadap dolar AS berada di level Rp 17.824 pada Selasa, 11 Agustus 2026. Posisi rupiah itu melemah 29 poin dari kurs sebelumnya di level Rp 17.795 pada perdagangan Senin, 10 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara perdagangan di pasar spot pada Rabu, 12 Agustus 2026 hingga pukul 09.00 WIB rupiah ditransaksikan di Rp 17.848 per dolar AS. Posisi itu menguat 13 poin atau 0,07 persen dari posisi sebelumnya di level Rp 17.861 per dolar AS.

Pengamat ekonomi dan pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, pasar mewaspadai tinjauan MSCI yang dijadwalkan pada 12 Agustus 2026, dimana perubahan penyeimbangan ulang (rebalancing) akan mulai berlaku setelah 31 Agustus 2026.

Namun, tekanan penurunan pasar sedikit tertahan oleh langkah Presiden Prabowo, yang menunjuk Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, sebagai calon tunggal pengganti Perry Warjiyo sehingga meredakan kekhawatiran terkait kepemimpinan.

Meski demikian, pasar juga merespon negatif rilis data Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) terbaru, yang menurun dari 117,8 pada Juni 2026 menjadi 116,8 pada Juli 2026 dan menjadi yang terendah sejak September 2025 (115).

Sementara apabila dibandingkan dengan posisi awal tahun atau Januari 2026 (127), IKK sudah mengalami penurunan 10,2 poin. Survei BI ini menunjukkan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini dan ekspektasi mereka terhadap masa depan.

Di sisi lain, data penjualan eceran yang dirilis oleh BI meningkat sebesar 0,7 persen secara bulanan (mtm) pada Juni 2026, dan mengakhiri tren kontraksi pada dua bulan sebelumnya atau April 2026 (-11,6 persen) dan Mei 2026 (-1,5 persen).

Perbaikan penjualan eceran tersebut dipengaruhi oleh siklus musiman yang terjadi setiap Juni. Perkembangan itu sejalan dengan terjaganya permintaan selama periode hari besar keagamaan nasional dan libur sekolah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 17.860-Rp 17.970," ujarnya.

Sebagai informasi, Amerika Serikat (AS) dan Iran sama-sama menuntut kompensasi atas serangan militer baru-baru ini, sehingga memupus harapan bahwa kedua pihak sudah mendekati kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Halaman Selanjutnya

Keduanya juga melontarkan klaim yang bertentangan mengenai status Selat Hormuz. Washington menyatakan bahwa jalur perairan tersebut tetap terbuka, sementara Teheran mengklaim telah menutup jalur itu menggunakan ranjau dan pesawat nirawak (drone).

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |