Jakarta, VIVA – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni pun mengapresiasi operasi gabungan Polri dan Kementerian Keuangan dalam membongkar sindikat lintas provinsi pembuat dan pengedar meterai palsu.
Menurutnya, peredaran meterai palsu bukan hanya berdampak pada penerimaan negara, tetapi juga dapat mengganggu kepercayaan masyarakat terhadap dokumen resmi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Saya apresiasi langkah Polri bersama Kemenkeu membongkar jaringan ini. Sebab ini kejahatan ekonomi luar biasa. Dan meterai palsu bukan sekadar soal kerugian negara, tetapi juga bisa mengganggu kepercayaan masyarakat terhadap keabsahan dokumen dan transaksi resmi yang dikenai bea meterai. Jadi dampaknya jauh lebih besar daripada sekadar angka kerugian yang tercatat,” ujar Sahroni dalam keterangan tertulisnya, Kamis 20 Agustus 2026.
Sahroni meminta aparat tidak berhenti pada para tersangka yang telah diamankan, melainkan terus membongkar seluruh rantai kejahatan tersebut, mulai dari produksi hingga distribusinya.
“Jadi sikat habis seluruh jaringannya. Bongkar di mana diproduksi, siapa yang memasok, ke mana saja peredarannya, dan siapa yang menikmati keuntungannya. Harus dipastikan disita semuanya, jangan ada yang tersisa. Ini penting untuk memastikan masyarakat tetap percaya bahwa dokumen-dokumen resmi yang menggunakan meterai negara benar-benar terlindungi dari praktik pemalsuan,” kata Sahroni.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya bersama DJP Kementerian Keuangan membongkar sindikat lintas provinsi pembuat dan pengedar meterai palsu dengan potensi kerugian keuangan negara mencapai Rp1,03 triliun.
Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto Eko Purwono mengatakan, penyidik berhasil mengamankan 16 orang tersangka yang memiliki pembagian peran terstruktur. Dalam setahun terakhir, sindikat tersebut tercatat telah menjual sedikitnya 4.007.334 keping meterai palsu dengan omzet perputaran uang mencapai Rp40,07 miliar.
Cara Sederhana Bedakan Meterai Asli dan Palsu, Basahi Pakai Air Liur Nempel atau Tidak
Polda Metro Jaya membeberkan cara sederhana bagi masyarakat untuk membedakan meterai asli dengan meterai palsu hasil produksi sindikat profesional yang merugikan negara
VIVA.co.id
19 Agustus 2026

6 days ago
7
















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310865/original/081850900_1785378315-cropped-2d7f636b-2380-40cc-a881-ea61c56069f5.jpg)

