Satu Fitur Bikin 4,3 Juta Mobil Ditarik, Terbesar dalam Sejarah China

3 days ago 6

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Beijing, VIVA – Sebuah fitur yang selama ini membuat tampilan mobil terlihat lebih futuristis kini justru memicu masalah besar. Hampir 4,3 juta kendaraan ditarik kembali atau recall di China karena sistem pegangan pintu elektronik dikhawatirkan menyulitkan penumpang keluar setelah kecelakaan.

Jumlah tersebut menjadikan aksi recall ini sebagai yang terbesar dalam sejarah industri otomotif China. Sebanyak 11 produsen mobil terlibat dalam penarikan tersebut, mulai dari Tesla hingga sejumlah merek lokal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Disadur VIVA Otomotif dari Carscoops, Minggu 23 Agustus 2026, masalah utama muncul ketika kendaraan mengalami kecelakaan yang menyebabkan sistem kelistrikan tidak berfungsi. Dalam kondisi seperti itu, penumpang dan petugas penyelamat mungkin harus mengandalkan pembuka pintu mekanis darurat untuk keluar atau masuk ke kabin.

Masalahnya, mekanisme darurat tersebut dinilai tidak selalu mudah ditemukan atau dioperasikan. Situasi ini dapat menjadi sangat berbahaya ketika penumpang harus keluar dari kendaraan dalam waktu singkat setelah terjadi kecelakaan.

Tesla menjadi produsen dengan jumlah kendaraan terdampak paling besar dalam recall tersebut. Sekitar 2,98 juta unit Model 3, Model Y, Model S, dan Model X yang diproduksi di China maupun diimpor masuk dalam program perbaikan.

Program recall Tesla dijadwalkan dimulai pada 25 September mendatang. Penanganannya dilakukan dengan menambahkan penanda untuk menunjukkan lokasi pembuka pintu mekanis, serta pembaruan perangkat lunak melalui sistem over-the-air.

Perangkat lunak baru itu akan membuat jendela turun secara otomatis setelah terjadi tabrakan. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan akses tambahan bagi penumpang untuk keluar atau petugas penyelamat untuk masuk ke dalam kendaraan.

Bukan hanya Tesla, sejumlah produsen China juga ikut terdampak. Xiaomi dikabarkan menarik sekitar 390 ribu kendaraan, sementara Leapmotor sekitar 371 ribu unit dan Xpeng kurang lebih 264 ribu unit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagian besar produsen akan menambahkan label atau petunjuk pada kendaraan untuk menunjukkan lokasi mekanisme pembuka pintu darurat. Sejumlah perusahaan juga menyiapkan pembaruan perangkat lunak sebagai bagian dari penanganan masalah tersebut.

Kasus ini terjadi ketika regulator China mulai memperketat pengawasan terhadap keselamatan kendaraan, terutama di tengah persaingan mobil listrik yang semakin ketat. Pegangan pintu tersembunyi sendiri bahkan sudah dijadwalkan akan dilarang di China mulai 2027.

Halaman Selanjutnya

Fitur tersebut sebelumnya populer karena membuat bodi mobil terlihat lebih bersih dan aerodinamis. Namun, recalldalam skala besar ini menunjukkan bahwa desain futuristis juga harus tetap mempertimbangkan keselamatan dan kemudahan akses saat terjadi keadaan darurat.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |