Jakarta, VIVA – Selebgram sekaligus pemilik restoran Bibi Kelinci Kopitiam, Nabilah O’Brien, mengambil langkah hukum setelah dirinya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencemaran nama baik terkait unggahan rekaman CCTV di restoran miliknya.
Melalui kuasa hukumnya, Nabilah kini mengajukan permohonan gelar perkara khusus ke Biro Pengawasan Penyidikan (Wassidik) Bareskrim Polri. Langkah tersebut diambil untuk menguji kembali penetapan status tersangka terhadap Nabilah yang mengaku justru merupakan korban pencurian di tempat usahanya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Kita sudah bersurat kepada Wassidik untuk gelar perkara khusus, saya harap Biro Wassidik dapat melihat ini dengan objektif,” tutur Pengacara Nabilah, Goldie Natasya Swarovski, Jumat, 6 Maret 2026.
Menurut Goldie, kliennya dilaporkan oleh dua pengunjung restoran berinisial ZK dan E. Laporan itu muncul setelah Nabilah mengunggah rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan keduanya diduga membuat keributan hingga membawa makanan tanpa membayar.
Selain mengajukan permohonan gelar perkara, pihak Nabilah juga telah melaporkan proses penanganan kasus tersebut ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri.
“Mereka merespons dengan cepat dan aktif, mengundang kami sampai jam 12 malam untuk mendengarkan kesaksian saya selaku kuasa hukum terkait proses pemeriksaan ini,” ujarnya.
Pihak kuasa hukum berharap proses tersebut dapat menghentikan penyidikan yang menjerat kliennya.
“Dengan segala upaya untuk membatalkan status tersangka klien kami, membuat penyidikan ini menjadi berhenti, akan kami lakukan,” tutur dia.
Nabilah sendiri menyampaikan langsung kekecewaannya kepada pasangan yang ia laporkan tersebut.
“Untuk Bapak Z dan Ibu E. Saya ingin bertanya langsung, di mana hati nurani kalian? Kalian datang ke tempat saya, mengambil 14 produk makanan dan minuman kami tanpa membayar sepeser pun,” ucap Nabila.
Ia juga menyoroti tindakan keduanya yang disebut menghina karyawan restoran.
“Tidak hanya itu, kalian menghina karyawan-karyawan saya, masuk ke area dapur saya, membentak dan mencaci maki karyawan saya yang sedang bekerja mencari nafkah,” katanya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Nabilah menegaskan dirinya tidak pernah memperlakukan karyawan dengan cara seperti yang dilakukan pasangan tersebut.
“Saya tidak pernah melakukan itu kepada mereka. Dan orang lain seenaknya masuk, mengambil modal saya, dan menghina karyawan-karyawan saya,” tuturnya.
Halaman Selanjutnya
Ia juga mempertanyakan langkah pasangan tersebut yang justru melaporkan balik dirinya hingga menuntut uang Rp1 miliar.

4 days ago
5










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)

