Sketsa Wajah Disebar, Wanita Pura-pura Melayat Gondol Uang Takziah di Kramatjati Diburu

5 days ago 2

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:22 WIB

Jakarta, VIVA - Polisi tengah berusha menguak identitas perempuan diduga mencuri uang takziah di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur (Jaktim), dengan sketsa wajah.

"Identifikasi belum maksimal, baru dicek menggunakan sketsa wajah. Masih proses penyelidikan," tutur Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Kramat Jati, Ajun Komisaris Polisi Fadoli, Jumat, 6 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihaknya memakai sketsa wajah pelaku berdasar keterangan saksi di lokasi kejadian. Namun, hingga saat ini, pelaku belum diamankan.

"Sudah kita lakukan penyelidikan lebih lanjut, sementara masih belum ada hasil. Mungkin karena kasusnya viral, jadi pelaku pergi jauh," ujar Fadoli.

Menurut dia, penyidik masih mengumpulkan berbagai informasi dari masyarakat untuk membantu mengungkap identitas pelaku.

Namun, beberapa informasi yang sempat diterima sebelumnya ternyata tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

"Kemarin, ada beberapa informasi katanya kenal, ternyata bukan," ucap Fadoli.

Dari informasi sementara, pelaku diduga memiliki alamat di Palembang, meski hal itu masih perlu dipastikan lebih lanjut.

Sementara itu, jumlah uang takziah yang diduga dicuri juga belum diketahui secara pasti, karena amplop sumbangan dari warga yang datang melayat belum sempat dibuka dan dihitung oleh pihak keluarga.

"Karena sumbangan warga yang ada di amplop belum sempat dibuka dan dihitung oleh keluarga, jadi tidak diketahui jumlahnya," ungkap Fadoli.

Sebelumnya, seorang perempuan yang mencuri uang takziah di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur, diduga telah melakukan tindakan serupa di dua tempat yang berbeda sebelumnya.

"Iya, betul, sama seperti dua kejadian sebelumnya," kata Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Kramat Jati AKP Fadoli saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu, 4 Maret 2026.

Polisi mengungkapkan pelaku yang sama itu sudah melakukan tindakan serupa sedikitnya dua kali di wilayah berbeda dengan modus yang sama, yakni berpura-pura melayat. Dengan begitu, pelaku telah melakukan tindak kejahatan itu sebanyak tiga kali.

Pelaku dalam kasus pencurian uang takziah di Kramat Jati identik dengan dua kejadian sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Betul, memang kasus dan pelakunya sama," ujar Fadoli.

Dua tindak kejahatan serupa sebelumnya terjadi di Jalan Damai, kawasan Lubang Buaya, pada 22 Desember 2025 dan di Jalan Bambu Kuning, Bambu Apus pada 4 Februari 2026.

Halaman Selanjutnya

Dalam ketiga peristiwa tersebut, pelaku diduga menggunakan pola yang sama, yaitu menyasar rumah duka dan memanfaatkan situasi berkabung untuk melancarkan niat jahatnya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |