Jakarta, VIVA – Kebakaran melanda kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, Selasa 11 Agustus 2026 pagi.
Peristiwa yang terjadi di ruang rapat lantai tiga gedung Diskominfo Kukar, Jalan Pahlawan No. 1, Kelurahan Timbau, Bukit Biru, Kecamatan Tenggarong, itu dilaporkan sekitar pukul 07.20 WITA.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Hasil penyelidikan polisi mengungkap kebakaran tersebut bukan akibat korsleting listrik. Api sengaja dinyalakan oleh seorang pegawai Diskominfo Kukar berinisial MFA (24).
MFA yang berstatus tenaga outsourcing nekat membakar ruang rapat tempatnya bekerja karena merasa kesal setelah berulang kali menjadi sasaran bullying dari rekan kerjanya.
Kasat Reskrim Polres Kukar AKP Elnath Splendidta Wafiq Gemilang membenarkan MFA telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.
Menurut Elnath, aksi pembakaran diduga dipicu oleh perundungan yang dialami MFA. Sehari sebelum kebakaran, foto MFA kembali dijadikan bahan olok-olok oleh rekan kerjanya.
"Dia memang sering di-bully. Mungkin memuncaknya saat bullying terakhir, sehari sebelum kejadian, ketika fotonya kembali dijadikan bahan olok-olok," ujar Elnath, dikutip Kamis 13 Agustus 2026.
Ia menyebut tidak ada motif lain di balik aksi tersebut selain rasa kesal akibat candaan dan bullying yang terus diterima tersangka.
"Motifnya tidak ada yang lain. Hanya bercanda dan bullying seperti itu. Tetapi kalau dilakukan terus-menerus, tentu ada yang dipendam. Mungkin kekesalannya memuncak dan akhirnya meledak," tegasnya.
Kronologi
Elnath menjelaskan aksi tersebut bermula ketika MFA masuk ke ruang rapat di lantai tiga dengan membawa wadah berisi bahan bakar Pertalite.
Di dalam ruangan, tersangka diduga menyiramkan Pertalite ke bagian belakang pintu. Setelah itu, MFA menyalakan bahan bakar menggunakan korek api.
Aksi tersebut kemudian diketahui salah seorang saksi. MFA langsung melarikan diri melalui tangga.
Saksi lainnya melihat tersangka berlari menuruni tangga sembari membawa wadah yang sebelumnya digunakan untuk membawa bahan bakar.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Setelah meninggalkan lokasi, MFA juga diduga sempat menekan tombol emergency yang berada di depan ruang IKP menggunakan tangannya.
Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.30 WITA. Pemadaman dilakukan oleh masyarakat bersama petugas.
Halaman Selanjutnya
Saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), Tim Identifikasi Satreskrim Polres Kutai Kartanegara menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan pembakaran.

1 week ago
10
















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310865/original/081850900_1785378315-cropped-2d7f636b-2380-40cc-a881-ea61c56069f5.jpg)

