Spill Inisialnya, Dokter Tirta Bocorkan Ada Pemilik Media Besar Unggah Video Asusila Bareng Pacar

3 weeks ago 10

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:02 WIB

Jakarta, VIVA – Dunia brand lokal kembali diguncang polemik. Dalam kurun waktu kurang dari dua hari, dua nama pemilik brand menjadi sorotan publik akibat kasus berbeda yang sama-sama memicu perdebatan soal etika dan profesionalisme.

Dokter Tirta ikut angkat bicara menanggapi situasi tersebut. Melalui akun Instagram @dr.tirta, ia menyoroti kasus terbaru yang melibatkan seorang owner media brand lokal berinisial BA. Siapa? Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini mencuat setelah BA mengunggah video asusila bersama pacarnya di akun X miliknya. Konten tersebut dengan cepat menyebar dan menuai reaksi keras dari warganet.

"Saya ingin membantu speak up beberapa hal yang teman-teman harus ketahui. Yang pertama ada kejadian baru dari salah satu sosok owner media lokal brand dengan inisial BA yang kemarin di X menyebarkan video sex tape-nya dengan pacarnya,” kata dr Tirta, dikutip Kamis 12 Februari 2026. 

Menurut dr Tirta, penyebaran video tersebut dilakukan tanpa persetujuan pihak terkait.

"Dan video tersebut disebarkan tanpa consent dan viral setelah netizen melakukan tekanan," kata dr Tirta.

Meski begitu, BA disebut telah menyampaikan klarifikasi serta permintaan maaf kepada publik.

"Mas BA ini akhirnya melakukan klarifikasi permintaan maaf dan siap bertanggung jawab atas konsekuensinya," ujarnya.

Dalam pernyataannya, dr Tirta juga membandingkan respons BA dengan kasus lain yang tengah ramai diperbincangkan, yakni dugaan pelecehan yang menyeret owner brand berinisial M.

"Buat mas owner M, itu contoh klarifikasi yang baik, setidaknya dia bertanggung jawab dan menerima konsekuensinya, terlepas tindakannya tuh sangat buruk dari Mas BA," imbuhnya.

Ia menekankan bahwa dua kasus tersebut terjadi hampir bersamaan dan menjadi sorotan besar di industri.

"Kejadian Mas M dan Mas BA itu adalah dua kejadian beruntun dalam waktu 48 jam di dunia industri lokal brand," ucap dr Tirta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fenomena ini, menurutnya, patut menjadi refleksi bersama. Ia menyayangkan masih adanya perilaku yang dinilai tidak profesional di kalangan pelaku industri kreatif.

"Tindakan ini mencerminkan bahwa di dunia brand lokal itu toxic, dan hal seperti ini tidak patut dilakukan karena tidak profesional," tuturnya.

Halaman Selanjutnya

Meski mengkritik keras, dr Tirta juga mengingatkan agar publik tidak serta-merta memberi cap negatif kepada seluruh pelaku industri.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |