Sudah Gabung Stellantis, Leapmotor Malah Cari Pembeli di Luar

4 days ago 2

Kamis, 10 September 2026 - 11:00 WIB

Australia, VIVA – Kehadiran merek mobil China di bawah payung perusahaan otomotif besar Eropa ternyata tidak selalu berarti perebutan konsumen antar-merek. Leapmotor justru mengklaim mayoritas pembelinya merupakan konsumen baru yang sebelumnya tidak berniat membeli mobil dari grup Stellantis.

Leapmotor menyebut sekitar sembilan dari 10 konsumennya di pasar internasional tidak akan memilih merek lain yang berada di bawah Stellantis jika mereka tidak membeli produk Leapmotor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Klaim tersebut disampaikan Leapmotor International saat peluncuran global B03X di Spanyol. Data itu mulai dihitung setelah perusahaan mengumpulkan sekitar 150.000 penjualan, sehingga mereka mulai memiliki gambaran mengenai latar belakang konsumennya.

"Kami dapat mengatakan bahwa sembilan dari 10 pelanggan tidak akan membeli merek Stellantis mana pun jika kami tidak hadir," kata Global Head of Brand Strategy, Product and Marketing Leapmotor International, Francesco Giacalone seperti dikutip VIVA dari Carexpert, Kamis 10 September 2026.

Artinya, hanya sekitar satu dari 10 pembeli Leapmotor yang diperkirakan sebelumnya akan membeli mobil dari merek lain di bawah Stellantis. Sementara sembilan lainnya dianggap sebagai tambahan konsumen bagi grup otomotif tersebut.

Kondisi ini menarik karena Stellantis memiliki banyak merek dengan karakter berbeda, mulai dari Jeep, Peugeot, Fiat, Citroën, Alfa Romeo, Maserati hingga Opel, Vauxhall, Dodge dan Ram.

Masuknya Leapmotor sebenarnya berpotensi menimbulkan persoalan baru. Produk asal China tersebut menawarkan harga yang relatif terjangkau dan teknologi yang cukup banyak, sehingga secara teori bisa saja membuat konsumen Stellantis beralih ke merek baru tersebut.

Namun Leapmotor menilai konsumennya justru berbeda.

Menurut Giacalone, rata-rata usia pembeli Leapmotor sekitar delapan sampai sembilan tahun lebih muda dibandingkan konsumen merek otomotif yang sudah mapan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagian dari mereka bahkan disebut sebelumnya mungkin hanya mempertimbangkan mobil bekas. Namun, kombinasi teknologi dan fitur yang ditawarkan Leapmotor membuat mereka tertarik membeli mobil baru.

Faktor lain adalah soal keterikatan terhadap merek. Konsumen yang lebih muda dinilai tidak terlalu mempermasalahkan sejarah panjang atau status sebuah merek. Mereka lebih melihat apakah mobil yang dibeli memberikan nilai yang sepadan dengan uang yang dikeluarkan.

Halaman Selanjutnya

"Kami bukan merek murah. Kami adalah merek dengan value for money, merek inovasi yang terjangkau," ujar Giacalone.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |