Beijing, VIVA – iCar menyiapkan SUV baru bernama V25 yang mengusung desain bodi kotak dan sistem penggerak extended-range electric vehicle (EREV). Mobil ini diposisikan di antara iCar V23 dan V27, dengan kombinasi karakter SUV tangguh dan teknologi elektrifikasi.
Dari tampilannya, iCar V25 memiliki desain yang cukup khas dengan lampu depan berbentuk lingkaran, atap rata, kaca depan tegak, serta pintu bagasi model swing-out. Bentuk tersebut membuatnya terlihat lebih dekat dengan SUV bergaya petualang dibandingkan crossover perkotaan pada umumnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Disadur VIVA Otomotif dari CNC, Senin 17 Agustus 2026, SUV ini memiliki panjang 4.636 mm, lebar 1.920 mm, dan tinggi 1.855 mm. Sementara jarak sumbu rodanya mencapai 2.820 mm, dengan ukuran pelek 21 inci dan ground clearance 197 mm.
Kemampuan melibas medan dengan kontur berbeda juga didukung sudut approach 30 derajat dan departure 28 derajat. iCar V25 turut dilengkapi side step permanen yang mampu menahan beban hingga 130 kilogram.
Untuk membantu mengurangi hambatan udara, iCar memasang active air intake pada bagian depan. Sistem tersebut diklaim mampu mengurangi hambatan udara hingga 15 persen, meski desain bodi kotak membuat aspek aerodinamika tetap menjadi tantangan tersendiri.
Di bagian belakang terdapat kompartemen penyimpanan berkapasitas 22,7 liter yang ditempatkan pada pintu bagasi. Ruang tersebut dapat digunakan untuk menyimpan barang kecil seperti payung atau perlengkapan lain yang ingin dipisahkan dari ruang bagasi utama.
Dari sisi teknologi, iCar V25 dibekali sensor LiDAR yang ditempatkan di bagian atap. Sensor tersebut menjadi bagian dari sistem bantuan mengemudi Falcon Pilot 700+ yang dikembangkan Chery bersama 26 sensor lainnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Seluruh sensor tersebut bekerja dengan chip ADAS Horizon Journey 6P yang memiliki kemampuan komputasi hingga 560 TOPS. Sistem ini dirancang untuk membantu kendaraan melakukan perjalanan secara otomatis dari satu alamat ke alamat lain di jalan perkotaan maupun jalan tol, tetapi pengemudi tetap harus memantau kondisi kendaraan dan lingkungan sekitar.
Untuk sistem penggeraknya, iCar V25 menggunakan konsep EREV. Mesin bensin 1,5 liter pada mobil ini berfungsi sebagai generator untuk memasok energi ke sistem kelistrikan, bukan menjadi penggerak utama roda.
Halaman Selanjutnya
Sistem tersebut dipadukan dengan baterai LFP berkapasitas 33,679 kWh. Berdasarkan spesifikasi yang telah diungkap sebelumnya, varian penggerak roda belakang atau RWD memiliki jarak tempuh listrik hingga 150 kilometer.

6 days ago
22
















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310865/original/081850900_1785378315-cropped-2d7f636b-2380-40cc-a881-ea61c56069f5.jpg)

