Jakarta, VIVA – Kementerian Kehutanan memastikan pemerintah langkah akselerasi operasi terpadu pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan dan Sumatera, dengan mengerahkan 12.880 personel untuk upaya pemadaman, operasi modifikasi cuaca (OMC), dan pemantauan kualitas udara.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kemenhut, Ristianto Pribadi menyatakan, langkah strategis ditempuh untuk penanganan yang lebih cepat dan presisi di tingkat tapak.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Langkah itu juga dilakukan untuk melokalisasi areal terdampak agar tidak meluas, serta memberikan perlindungan menyeluruh terhadap kesehatan, keselamatan, dan keberlanjutan aktivitas masyarakat dari ancaman asap.
"Sebagai bentuk respons cepat di lapangan, pemerintah memobilisasi kekuatan penuh sebanyak 12.880 personel gabungan dari Manggala Agni Kementerian Kehutanan, TNI, Polri, BNPB, BPBD, pemerintah daerah, Masyarakat Peduli Api (MPA), pelaku usaha, hingga relawan," kata Ristianto dalam keterangannya, Minggu, 23 Agustus 2026.
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih melanda kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) di Kabupaten Lampung Timur
Photo :
- ANTARA/HO-Polres Lampung Timur
Penempatan personel dan armada sarana pemadaman dijalankan secara dinamis, memperhitungkan secara cermat pergerakan angin, kondisi cuaca, keberadaan ekosistem gambut, aksesibilitas lokasi, serta potensi dampaknya terhadap fasilitas publik dan permukiman.
Dia menjelaskan, taktik lapangan mencakup patroli terpadu, pemadaman awal, pemadaman lanjutan, pembuatan sekat bakar, pendinginan area, hingga penjagaan ketat di lokasi pascapemadaman.
Aksi darat diperkuat secara taktis oleh dukungan operasi udara melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), yang dilaksanakan secara terukur memanfaatkan ketersediaan awan berdasarkan analisis BMKG. Penyiapan pesawat patroli dan pemadaman udara atau water bombing difungsikan untuk menjangkau bentang alam yang sulit diakses jalur darat serta menahan eskalasi kebakaran.
Dalam aspek dampak sosial, dia mengatakan bahwa telah dilakukan peningkatan pemantauan terhadap pergerakan asap dan kualitas udara secara berkala, melalui koordinasi erat lintas instansi. Informasi mengenai indeks kualitas udara, jarak pandang penerbangan, kesiapsiagaan layanan kesehatan, serta penyesuaian aktivitas pendidikan diperbarui secara berkala demi keselamatan warga.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kemenhut menggarisbawahi pentingnya langkah pencegahan sebagai kunci utama keberhasilan operasi pemadaman. Imbauan disampaikan kepada masyarakat dan pelaku usaha untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.
Dia menambahkan, seluruh kerja keras pemadaman darat dan udara tersebut dilakukan secara terkoordinasi berdasarkan sistem pemantauan terintegrasi SiPongi Kementerian Kehutanan yang memanfaatkan pencitraan Satelit Terra-Aqua NASA.
Halaman Selanjutnya
"Pemerintah memberikan perhatian khusus dan pengawasan ketat pada enam provinsi prioritas rawan karhutla, yaitu Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan," ujar Ristianto.

3 days ago
9
















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310865/original/081850900_1785378315-cropped-2d7f636b-2380-40cc-a881-ea61c56069f5.jpg)

