VIVA – Istigfar sering dikaitkan dengan datangnya rezeki dan berbagai kemudahan dalam kehidupan. Namun, benarkah memperbanyak ucapan Astagfirullahaladzim dapat menjadi salah satu jalan terbukanya pintu rezeki? Buya Yahya memberikan penjelasan mengenai hal tersebut dengan merujuk pada Al-Qur'an dan hadis Nabi.
Penjelasan tersebut berkaitan dengan Surat Nuh ayat 10-12 yang membahas perintah untuk memohon ampun kepada Allah. Dalam ayat tersebut juga disebutkan tentang turunnya hujan dari langit setelah manusia memohon ampun.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Lantas, apakah hujan dalam ayat tersebut dapat dimaknai sebagai gambaran rezeki yang melimpah?
Istigfar Disebut Bisa Membuka Jalan Rezeki
Menurut Buya Yahya, hubungan antara istigfar dan rezeki dapat dipahami dengan melihat penjelasan Al-Qur'an serta hadis Nabi Muhammad SAW.
Ia menjelaskan bahwa istigfar bukan hanya berkaitan dengan permohonan ampun, tetapi juga dapat menjadi salah satu sebab datangnya kelapangan dalam kehidupan.
“Beristigfar kepada Allah ini bisa membuka rezeki, membuat kelapangan hati,” kata Buya Yahya yang dikutip dari YouTube pada Kamis, 13 Agustus 2026.
Buya Yahya juga mengingatkan bahwa seseorang tidak perlu menunggu bisa berzikir dengan sangat khusyuk untuk mulai memperbanyak istigfar. Menurutnya, mengucapkan istigfar dengan lisan tetap memiliki nilai kebaikan.
“Jika Anda belum bisa khusyuk dengan hati dalam berzikir, jangan Anda tinggalkan zikir,” katanya lagi menambahkan.
Bukan Sekadar Mengucapkan Istigfar
Buya Yahya menekankan bahwa istigfar sebaiknya tidak berhenti pada ucapan di lisan. Ada proses kesadaran yang perlu menyertainya, yakni mengakui kesalahan dan benar-benar memohon ampun kepada Allah SWT.
“Ucapkan dengan lisan Anda dulu. Kemudian setelah itu merenungi tentang dosa-dosa,” jelas Buya Yahya.
Menurutnya, kesadaran tersebut menjadi bagian penting dalam memahami makna istigfar. Ketika seseorang memohon ampun dengan sungguh-sungguh, ia juga perlu berusaha memperbaiki diri dan meninggalkan kesalahan yang telah dilakukan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Buya Yahya kemudian mengaitkan istigfar dengan turunnya hujan sebagaimana disebutkan dalam Surat Nuh. Hujan menjadi sumber kehidupan bagi bumi, sehingga gambaran tersebut juga dapat dikaitkan dengan berbagai bentuk pemberian Allah kepada manusia.
Rezeki Tidak Selalu Berarti Uang
Halaman Selanjutnya
Meski istigfar disebut dapat menjadi salah satu pembuka rezeki, Buya Yahya mengingatkan bahwa makna rezeki tidak selalu berupa harta atau uang.

1 week ago
18
















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310865/original/081850900_1785378315-cropped-2d7f636b-2380-40cc-a881-ea61c56069f5.jpg)

