Terungkap! Ini Alasan BGN Tutup Permanen 833 Dapur MBG

10 hours ago 1

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:49 WIB

Jakarta, VIVA Badan Gizi Nasional (BGN) menutup secara permanen 833 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala BGN, Sudaryono mengatakan penutupan ratusan dapur MBG ini dilakukan karena berbagai persoalan mulai dari higienitas hingga sanitasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi dapur yang di-suspend itu terkait higienis, keracunan, yang kemudian kualitas yang tidak baik, tidak memenuhi standar yang kita inginkan, khususnya terkait higienis dan sanitasinya. Kemudian, IPAL-nya," ucap Sudaryono kepada wartawan di Kantor BGN, Jakarta Pusat, dikutip Selasa, 28 Juli 2026.

Sudaryono menjelaskan, pihaknya telah memberikan waktu kepada masing-masing SPPG untuk melakukan perbaikan. Namun, mereka justru tidak melakukan evaluasi.

"Kita minta, kita kasih tenggat waktu untuk perbaiki tapi tidak diperbaiki. Maka kami suspend secara permanen," ungkap dia.

Meski ada ratusan SPPG yang ditutup secara permanen, Sudaryono memastikan distribusi MBG kepada anak-anak tidak akan berhenti. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

BGN, kata dia, akan mengalihkan porsi layanan MBG ke SPPG lainnya yang berada di sekitar lokasi sekolah yang terdampak.

"Kami memastikan jangan sampai yang tadinya menerima manfaat jadi tidak menerima. Begitu di-suspend, secara otomatis kami akan membagi porsi layanan kepada dapur-dapur lain di sekitar situ," pungkas Sudaryono.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono di Kantor BGN

Alasan Sudaryono Pecat 261 Pegawai Non-ASN BGN, Mayoritas Tersandung Pelanggaran Disiplin hingga Dugaan Penyimpangan

Kepala BGN Sudaryono memberhentikan 261 pegawai non-ASN bermasalah sebagai langkah bersih-bersih lembaga. Mayoritas diberhentikan karena pelanggaran disiplin.

img_title

VIVA.co.id

27 Juli 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |