Terungkap! Peneliti Temukan Indikasi Sungai Bawah Tanah di Balik Sinkhole Situjuah Sumbar

3 weeks ago 7

Kamis, 12 Februari 2026 - 06:00 WIB

VIVA –Fenomena sinkhole (lubang amblas) di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, semakin menyimpan misteri setelah tim peneliti Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menemukan indikasi kuat adanya sungai bawah tanah di sekitar lokasi. 

Ahli geologi teknik Badan Geologi, Taufiq Wira Buana, mengatakan indikasi tersebut ditemukan sekitar 100 meter dari titik sinkhole yang menjadi perhatian sejak awal Januari 2026. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Indikasi kuat kami bahwa adanya outlet saluran sungai bawah tanah sinkhole," kata Taufiq di Kabupaten Limapuluh Kota, Rabu, 11 Februari 2026. 

Menurutnya, temuan ini merupakan salah satu dari 11 indikasi gejala sinkhole tipe Situjuah yang muncul pada 4 Januari 2026. Meski demikian, Badan Geologi mengingatkan masyarakat agar tidak langsung menganggap semua tanda tersebut berbahaya. 

"Belasan tanda-tanda atau indikasi gejala sinkhole tipe Situjuah tersebut tidak seluruhnya membahayakan keselamatan," ujarnya. 

Selain indikasi aliran sungai bawah tanah, tim peneliti juga menemukan batuan berwarna krem yang dikenal sebagai tuf lapili, material vulkanik yang menunjukkan kemungkinan terjadinya erosi internal atau soil piping di bawah permukaan tanah. 

Taufiq menjelaskan bahwa dugaan keberadaan sungai bawah tanah masih akan dipelajari lebih lanjut, termasuk penyebab terbentuknya saluran air tersebut dan kaitannya dengan munculnya sinkhole. 

Dalam proses penelitian, tim mengambil sejumlah sampel untuk diuji, mulai dari kualitas air hingga karakteristik tuf lapili. Hasil sementara menunjukkan tingkat keasaman air berada di angka pH 5,6 atau sedikit di bawah netral. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hasil pengujian kualitas air atau potential of hydrogen menunjukkan cenderung agak asam," jelasnya. 

Badan Geologi kini mendalami keterkaitan antara mata air yang diteliti, aliran sungai bawah tanah, serta kemunculan sinkhole Situjuah, guna memastikan potensi risiko sekaligus memahami proses geologi yang terjadi di wilayah tersebut.

Evakuasi korban bencana tanah longsor di Cisarua Kabupaten Bandung Barat

Badan Geologi Ungkap Penyebab Longsor Cisarua: Kombinasi Geologi Purba-Air Tanah Jenuh

Badan Geologi mengungkapkan tragedi gerakan tanah yang menimbun 30 hektare lahan di Desa Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat, bukan sekadar bencana hidrometeorologi biasa.

img_title

VIVA.co.id

26 Januari 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |