TNI AL Temukan Life Jacket Saat Cari Jurnalis Hilang, Pemilik Kapal Pastikan Bukan Miliknya

3 days ago 12

Jumat, 11 September 2026 - 06:22 WIB

VIVA –Kamis 10 September 2026,  Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banten bersama tim SAR gabungan menemukan life jacket atau rompi pelampung tanpa identitas di perairan barat Anyer saat operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru kapal yang hilang kontak di sekitar Gunung Anak Krakatau. Selain temuan jaket pelampung, tim di lapangan juga mendapati barang dengan mirip tabung atau botol yang lazim digunakan nelayan setempat.

Menyusul penemuan life jacket tersebut, seorang nelayan bernama Dani yang ikut dalam pencarian pada Kamis kemarin menyebut pelampung itu bukan milik kapal Arupadhatu 1.

"Saya pertama saya berhenti sebentar di Legon Sage terus dari situ saya melakukan perjalanan ke pulau Panjang saya kelilingin semuanya. Dari situ saya nyebrang ke pulau Serdang kelilingin semua cuman dari situ nggak ada tanda-tanda. Bahkan saya menemukan life jacket juga, bukan punya Arupadhatu 1. Punya lain, ada buktinya di situ," kata dia seperti dikutip dari tayangan YouTube, Jumat 11 September 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut juga dikonfirmasi oleh pemilik kapal Arupadhatu 1, Sandi Winaya. Kepada awak media, Sandi Winaya memastikan bahwa life jacket yang ditemukan tersebut bukan perlengkapan yang berada di kapalnya.  Hal itu dipastikan Sandi melalui kapten kapal. 

"Tadi konfirmasi ke kapten II bukan punya Arupadhatu 1 katanya," ujar Sandi kepada awak wartawan, Kamis 10 September 2026.

Menurut Sandi, warna life jacket yang tersedia di kapal Arupadhatu 1 berbeda dengan yang ditemukan tim TNI AL. Ia menyebut life jacket di kapal tersebut berwarna merah dan hijau terang, sedangkan dalam foto yang beredar, pelampung yang ditemukan tim TNI AL berwarna jingga atau oranye.

Sebelumnya, Danlanal Banten Letkol Laut (P) Wawan Subagyo Mardani menyampaikan hasil temuan objek diduga life jaket dan botol pelampung saat melalukan pencarian terhadap 5 jurnalis dan 3 kru kapal yang hilang di sekitar Gunung Anak Krakatau. Dijelaskan Wawan, saat ini tengah dilakukan proses identifikasi untuk memastikan keterkaitan dengan para jurnalis ataupun awak kapal yang hilang kontak.

"Apakah nantinya hasil dari identifikasi benar atau tidak, mari kita bersama-sama bersabar untuk menunggu hasilnya. Jadi tidak ada yang berspekulasi ataupun diharapkan tidak ada yang membuat statement sebelum hasil resmi identifikasi dari temuan yang diperoleh tersebut," ujar Letkol Wawan di Pandeglang, Kamis malam.

Halaman Selanjutnya

Ia menegaskan, soal kepastian apakah temuan itu berkaitan dengan jurnalis yang tengah dicari, pihaknya meminta semua pihak bersabar dan tidak berspekulasi membuat pernyataan resmi sebelum ada hasil identifikasi valid dari tim gabungan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |