Touring Jarak Jauh Bukan Cuma Soal Nyali

2 weeks ago 8

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:32 WIB

Jakarta, VIVA – Bagi pengendara motor, touring jarak jauh bukan hanya menguji stamina dan kemampuan membaca kondisi jalan. Mesin juga harus bekerja lebih lama dibanding penggunaan harian, terutama ketika motor menghadapi tanjakan, membawa beban tambahan, atau dipacu dalam putaran mesin tinggi.

Kondisi tersebut membuat sistem pelumasan mendapat tugas yang tidak ringan. Oli tidak hanya berfungsi mengurangi gesekan antar-komponen, tetapi juga harus tetap mampu membentuk lapisan pelindung ketika temperatur mesin meningkat dan komponen bergerak terus-menerus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mesin sepeda motor dapat menghadapi lingkungan termal yang berat karena menghasilkan tenaga besar dari kapasitas yang relatif kecil. Pada putaran mesin tinggi dan beban yang meningkat, lapisan oli juga berpotensi mengalami gangguan sehingga kemampuan mempertahankannya menjadi penting untuk mengurangi keausan komponen.

Tantangan semakin terasa ketika rute touring memiliki karakter yang berubah-ubah. Saat menghadapi tanjakan panjang, misalnya, mesin harus menghasilkan tenaga lebih besar dalam periode tertentu, sementara perjalanan di jalan terbuka dapat membuat pengendara mempertahankan kecepatan dan putaran mesin dalam waktu cukup lama.

Belum lagi kondisi cuaca di sepanjang perjalanan. Perbedaan suhu dan penggunaan motor dalam waktu panjang membuat kestabilan oli menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan, karena temperatur tinggi dapat memengaruhi karakter pelumas.

Karena itu, persiapan touring sebaiknya tidak berhenti pada pemeriksaan tekanan ban, kondisi rem, atau kapasitas bahan bakar. Kondisi oli, sistem pendinginan, rantai, serta komponen yang berkaitan dengan kerja mesin juga perlu diperiksa sebelum motor diajak menempuh perjalanan panjang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini menjadi semakin relevan dalam perjalanan dengan karakter medan beragam seperti rangkaian Riding Experience Route360. Setelah mengeksplorasi Banyuwangi pada 1–2 Agustus 2026, rangkaian tersebut dijadwalkan berlanjut ke Sumba pada 13–18 September 2026 dengan karakter perjalanan yang berbeda.

Dalam kondisi seperti itu, pelumas dengan kemampuan menjaga kestabilan terhadap panas dan gesekan menjadi salah satu bagian dari persiapan mesin. Top 1 melalui lini Evolution Series 2W menggunakan teknologi Ester Fortified yang diklaim membantu membentuk lapisan pelindung pada komponen mesin, termasuk ketika mesin baru dinyalakan.

Halaman Selanjutnya

Carlo, Head of Marketing Top 1 Indonesia, mengatakan karakter perjalanan adventure riding membutuhkan perlindungan mesin yang konsisten karena motor menghadapi perubahan medan dan beban selama perjalanan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |